Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Arbi Sabi Syah

Kalo kata @Sheilaon7 "menikmati indahmu dari sisi gelapku..." #always4U

Renungan Tentang Kematian

OPINI | 26 January 2013 | 22:19 Dibaca: 948   Komentar: 0   1

KEMATIAN akan selalu datang pada siapapun yang hidup di dunia ini. Tak ada yang bisa lari darinya. Dan tak ada tempat bagi kita untuk bersembunyi. Meskipun kita ada dalam lemari besi, ruangan bawah tanah mewah dan canggih tak terjangkau manusia manapun kematian akan tetap datang jika memang saatnya kita harus mati.

Kematian adalah misteri dan merupakan kiamat kecil dariNya. Untuk kita semua marilah kita berbuat baik untuk sesama dan lingkungan kita dalam sisa hidup kita ke depan. Setelah kematian datang, kita tak bisa berbuat apa-apa. Ketika jasat kita terbujur kaku dengan wajah pucat basi adalah ciri-ciri kehidupan sudah lagi tak kita miliki.

Dan kita harus selalu bisa mengambil hikmah dari setiap kematian yang kita saksikan. Hanya hati yang sudah beku yang tak bisa melakukannya. Jadilah penghuni dunia yang baik sebelum kematian datang menjemput kita. Tak perlu mengumbar kelebihan materi dan kepandaian kepada sesama karena kita tak akan bisa membawa semua itu ke dalam liang lahat saat kematian datang pada diri kita.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jalan Kaki di Jakarta lebih Cepat dari Naik …

Ilyani Sudardjat | | 31 March 2015 | 13:46

Cara Saudi Menurunkan Angka Kematian …

Mariam Umm | | 31 March 2015 | 14:16

[UPDATE] Nangkring Hulu Migas: Peningkatan …

Kompasiana | | 26 March 2015 | 12:44

Kamu “Si Pinokio” …

Listhia H Rahman | | 30 March 2015 | 23:18

Kompasiana Nangkring Bareng Cast and Crew …

Kompasiana | | 30 March 2015 | 19:11



Subscribe and Follow Kompasiana: