Artikel

Catatan

Opa Jappy

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Lahir di Kupang - Timor, Nusa Tenggara Timur. || Sekarang menikmati hidup dan kehidupan sebagai rakyat biasa di Pelosok Nusantara II http://abbah.yolasite.com/ || http://www.jappypellokila.8m.net/ II http://jappy.8m.net/ II

Larang Valentine Day Namun tanpa Solusi

REP | 26 January 2013 | 16:46 Dibaca: 294   Komentar: 0   2 aktual

1359190993588588724

desiglitters.com

Beberapa hari ke depan, Januari akan berkakhir, dan memasuki Februari. Nantinya, ketika Februari muncul, banyak orang terfokus pada Lunar Day, 10 Februari, dan kemudian Valentine Day pada 14 Februari.

Lunar Day, nantinya akan mengalami nasib sama dengan Natal dan Tahun Baru, ada larangan dan tabu untuk mengucapkan salam kepada mereka yang merayakannya.

Lalu, bagaimana dengan semarak, ramai, keramaian Valentine Day!? nasib perlakuannya mulai terlihat; sudah banyak bermunculan di web, situs, atau pun jejaring sosial yang intinya adalah larang-larangan ikuti serta haram rayakan Valentine Day.

Mereka yang tidak suka suka serta atau pun anti Valentine Day, menjadikannya sebagai sebagai bahan baku untuk mencaci, mengfitnah, dan menuduh. Valentine Day menjadi momok yang harus dibasmi karena merupakan daysnya kafir, haram untuk diikuti, bahkan disebut saja pun tabu. Parahnya lagi, situs-situs rasis langsung menyatakan bahwa  Valentine Day  adalah (budaya-kebiasaan) kafir - barat - Kristen - Nasrani dan juga HARAM; karena diisi dengan  banyak maksiat, free sex, pesta sex, tukar pasangan ml, hura hura, mabok alkohol - pesta pora - pesta narkoba, dan lain sebagainya.

Itulah hebatnya orang Indonesia; walau belum atau tak pernah ikut bervalentine day namun tahu bahwa ada segala macam kerusakan, pelanggaran moral serta etika pada saat orang merayakan Valentine Day.


Ada baiknya, mereka yang menyatakan jika Valentine Day itu haram - kafir - barat - calon penghuni neraka, dan seterusnya, bentuk - buatl yang lain, yang sejenis Valentine Day, kemudian publikasikan sebagai pengganti hari raya kafir-haram tersebut.

Buatlah pesta besar-besaran - publikasi melalui media massa - bentuk acara yang menarik minat banyak orang; adakan semarak - ciptakan ruang dan peluang sehingga umat merasakan bahwa melalui ‘acara tersebut’ mereka dapat menyatakan kasih sayang.

Jadi, jika anda melarang, apa dan bagaimana solusinya ….

13591911033335683

jappy.8m.com/

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Kompasianer (anggota Kompasiana) yang menayangkannya.Kompasiana tidak bertanggung jawab atas validitas dan akurasi informasi yang ditulis masing-masing kompasianer.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


TRENDING ARTICLES

Belanda Sudah Siap Tempur, Indonesia Masih …

Primata Euroasia| 5 jam yang lalu

Inilah Remaja terkaya di Dunia David Karp, …

Edi Abdullah| 9 jam yang lalu

Potret Kehidupan Malam Kota Jogja …

Hendra Wardhana| 10 jam yang lalu

Pak SBY, Anda Tidak Butuh Penghargaan Rakyat …

Ira Oemar| 11 jam yang lalu

Kasus Pemotongan Penis, Siapa yang Harus …

Tri Hatmoko| 12 jam yang lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: