Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

[Stop Cyberbully] Farhat Abbas di Bully Lagu “Lekas-lekas Ngaca”

REP | 23 January 2013 | 20:40 Dibaca: 1889   Komentar: 0   2

Pada penutup acara Hitam Putih di Trans7 sore ini yang menghadirkan Farhat Abas yang terkenal dengan niat  sumpah pocongnya jika menjadi Presiden di 2014 nanti, Dedy Corbuzer sang pembawa acara mem-bully  Farhat dengan kalimat yang sangat menohok : ” Anda tahu peraut pensil bulat yang ada kacanya? Sebenarnya peraut itu mengingatkan kita semua, dimana sebelum anda memperbaiki sesuatu, bercermin dulu deh! yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan para penonton.

Entah kenapa keluarga saya tertarik untuk menonton Si farhat ini di hitam putih, dan ketertarikan itu dibayar lunas dengan gelak tawa yang muncul dengan pernyataan Farhat. Diantaranya menanggapi pertanyaan Dedy dari Twitter yang dibaca dedy “pak kenapa istri bapak yang penyanyi itu wajahnya tampak tidak enak setiap bersanding dengan bapak, sepertinya bapak kurang mendapat dukungan ya dari istri bapak? Apa jawaban Farhat: Ya, dari dulu wajahnya memang begitu. (Maksudnya dari dulu memang tidak enak ya, farhat? awas ntar dirumah kena timpuk baru tahu rasa heheee..pissss bukan bully lho)

Kemudian yang membuat gelak tawa atas pernyataan dedy sebagai calon Presiden apakah anda tahu kepanjangan Pertamina dan Farhat terdiam dan tidak tahu kepanjangan Pertamina,  kemudiantentang harga gas 3 kg yang dijawab farhat ngawur yaitu Rp 60.000! lalu mengenai Rhoma Irama yang juga capres yang disarankan Farhat musti melakukan sumpah pocong juga! begitu juga syarat wakil presiden yang mendampingi Farhat juga harus berani sumpah pocong! dan lain-lain …yang kata anak saya ngalah-ngalahin OVJ nih…heheee

Terakhir yang menarik adalah pernyataan seorang teman di Facebook bahwa Nia Daniati sedang merubah lagunya “gelas-gelas kaca” menjadi “lekas-lekas ngaca” yang akan dinyanyikan untuk Farhat suaminya. Jika mengintip liriknya dirubah seperti ini :

Lekas-lekas Ngaca

Tunjukkan padanya,

Siapa dirinya itu

Harta dia tak punya

Pengalaman  pun tiada

Apa pun dia tak punya

Hanya bualan

Yang selalu dia banggakan kepadaku

……Ah kok jadi ngebully deh…maaaaaap cuma bercanda….! pissssss…yach!

Walau bagaimanapun pro dan kontra terhadap sepak terjang farhat Abbas ini, selalu ada pelajaran di dalamnya. Tiada manusia yang sempurna, oleh karenanya jangan merasa kita sempurna. Lalu, jika berani Nge-”bully” maka kita juga harus diterima bila di “Bully”.  Bila Tidak! maka lebih baik, Katakan STOP untuk Nge-BULLY! baik di dunia nyata atau di dunia maya.

Salam.


 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 3 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 4 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 4 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 8 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips COD (Cash on Delivery) an untuk Penjual …

Zanno | 9 jam lalu

DICKY, Si Chef Keren dan Belagu IV: Kenapa …

Daniel Hok Lay | 9 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

Dosen Muda, Mana Semangatmu? …

Budi Arifvianto | 10 jam lalu

Aku Berteduh di Damai Kasih-Mu …

Puri Areta | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: