Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Willi Daryawan

Football addict....

Mahalnya Harga Tiket Kereta Api Stasiun Kota Medan - Bandara Kuala Namu

REP | 23 January 2013 | 15:09 Dibaca: 747   Komentar: 0   0

PT Railink selaku penyedia kereta apai bersama pemegang saham PT KAI dan Angkasa Pura (AP) II telah mengumumkan tarif kereta api Stasiun kota Medan ke bandara Kuala Namu yang diperkirakan akan mulai beroperasi April 2013 . Dengan jarak  sekitar 29 km yang dapat ditempuh dalam 30 menit dengan Kereta Api  setiap penumpang dikenakan tarif Rp.80.000.  Menurut Direktur komersial PT Railink, ni tarif  sesuai dengan peraturan yang berlaku yakni Peraturan Menteri Perhubungan RI No.28 tahun 2012.

Mahal euy,itulah kata yang pertama kali terlontar setelah membaca berita yang dimuat oleh surat kabar harian lokal di Medan menyinggung tentang tarif kereta api dari stasiun kota ke bandara yang baru dibangun di Kuala Namu.  Disaat Sumatera Utara pada umumnya serta kota Medan khususnya berbangga hati memiliki bandara udara terbesar no.2 di Indonesia. Harga tiket yang cukup mahal menyulut kekecewaan masyarakat.

Apakah layak jarak yang dapat ditempuh dengan waktu 30 menit perjalanan harus membayar dengan tarif yang mendekati harga tiket kelas eksekutif Argo Parahyangan Jakarta-Bandung yang jarak tempuhnya 3 jam.Semewah apakah fasilitas kereta api yang ditawarkan oleh PT Railink ?

Janganlah dikarenakan baru kereta api moda transportasi massal yang dapat menjangkau bandara Kuala Namu (pemko Medan baru memasuki tahap uji coba transportasi darat menggunakan bus menuju bandara Kuala Namu), sehingga tarif yang ditentukan sedemikian tinggi.  Saya berharap para pengambil keputusan dapat lebih arif dalam menentukan tarif yang sesuai dengan kemampuan masyarakat dan semoga pembangunan jalan tol Medan -Kuala Namu serta pengadaan bus untuk transportasi ke bandara dengan harga terjangkau cepat terlaksana.

Wassalam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Apakah Pedofili Patut Dihukum? …

Suzy Yusna Dewi | | 19 April 2014 | 09:33

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35

Perlukah Aturan dalam Rumah Tangga? …

Cahyadi Takariawan | | 19 April 2014 | 09:02

Memahami Skema Bantuan Beasiswa dan Riset …

Ben Baharuddin Nur | | 18 April 2014 | 23:26


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 4 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazer™ | 11 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 12 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 14 jam lalu

Timnas U 19: Jangan Takut Timur Tengah, …

Topik Irawan | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: