Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Willi Daryawan

Football addict....

Mahalnya Harga Tiket Kereta Api Stasiun Kota Medan - Bandara Kuala Namu

REP | 23 January 2013 | 15:09 Dibaca: 759   Komentar: 0   0

PT Railink selaku penyedia kereta apai bersama pemegang saham PT KAI dan Angkasa Pura (AP) II telah mengumumkan tarif kereta api Stasiun kota Medan ke bandara Kuala Namu yang diperkirakan akan mulai beroperasi April 2013 . Dengan jarak  sekitar 29 km yang dapat ditempuh dalam 30 menit dengan Kereta Api  setiap penumpang dikenakan tarif Rp.80.000.  Menurut Direktur komersial PT Railink, ni tarif  sesuai dengan peraturan yang berlaku yakni Peraturan Menteri Perhubungan RI No.28 tahun 2012.

Mahal euy,itulah kata yang pertama kali terlontar setelah membaca berita yang dimuat oleh surat kabar harian lokal di Medan menyinggung tentang tarif kereta api dari stasiun kota ke bandara yang baru dibangun di Kuala Namu.  Disaat Sumatera Utara pada umumnya serta kota Medan khususnya berbangga hati memiliki bandara udara terbesar no.2 di Indonesia. Harga tiket yang cukup mahal menyulut kekecewaan masyarakat.

Apakah layak jarak yang dapat ditempuh dengan waktu 30 menit perjalanan harus membayar dengan tarif yang mendekati harga tiket kelas eksekutif Argo Parahyangan Jakarta-Bandung yang jarak tempuhnya 3 jam.Semewah apakah fasilitas kereta api yang ditawarkan oleh PT Railink ?

Janganlah dikarenakan baru kereta api moda transportasi massal yang dapat menjangkau bandara Kuala Namu (pemko Medan baru memasuki tahap uji coba transportasi darat menggunakan bus menuju bandara Kuala Namu), sehingga tarif yang ditentukan sedemikian tinggi.  Saya berharap para pengambil keputusan dapat lebih arif dalam menentukan tarif yang sesuai dengan kemampuan masyarakat dan semoga pembangunan jalan tol Medan -Kuala Namu serta pengadaan bus untuk transportasi ke bandara dengan harga terjangkau cepat terlaksana.

Wassalam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Soal Pembully Jokowi, Patutkah Dibela? …

Sahroha Lumbanraja | | 30 October 2014 | 20:35

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Hanya Kemendagri dan Kemenpu yang Memberi …

Rooy Salamony | | 31 October 2014 | 11:03

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 3 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 7 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 7 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 7 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Senandung Rindu …

Ariesa Putris | 8 jam lalu

Perlukah Bbm Naik Karena Subsidi Jebol? …

Shohibul Hadi | 8 jam lalu

Serba Salah: Jokowi dan AM Tukang Tusuk Sate …

Stephanus Jakaria | 8 jam lalu

Hati Beling …

Binoto Hutabalian | 8 jam lalu

Berkaca Pada Dekrit Presiden …

Haries Sutanto | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: