Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Wijaya Kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta selengkapnya

Buat Apa Upacara Bendera di Sekolah Diadakan?

REP | 14 January 2013 | 20:34 Dibaca: 501   Komentar: 0   0

13581826751108268561

Upacara Bendera di SMP Labschool Jakarta

Setiap hari Senin di minggu kedua dan keempat sekolah kami mengadakan upacara bendera. Bagi saya upacara bendera itu penting bagi civitas akademika sekolah. Para pendidik dan peserta didik akan menikmati saat-saat haru ketika bendera merah putih dikibarkan, dan pada saat pembacaan doa mengenang jasa para pahlawan bangsa. Kami pun dididik untuk berbaris tertib dan rapih yang dipimpin oleh inspektur upacara.

1358182902410893831

Petugas Paskibra SMP Labschool Jakarta

Bangga rasanya melihat para petugas upacara bertugas. Saya pun teringat ketika dulu masih seperti mereka. Bercelana biru dan berbaju putih. Hanya bedanya, sekolah di SMP dulu masih mengenakan celana pendek dan tidak seperti sekarang yang mengenakan celana panjang bagi siswa laki-laki. Tentu akan lebih gagah bila mengenakan celana panjang, ketimbang celana pendek.

Dulu waktu sekolah di SD, SMP, dan STM saya sangat menikmati sekali upacara bendera. Ketika bapak dan ibu guru menugaskan saya membaca doa, saya sungguh bahagia. Tapi ada perasaan dagdigdug juga. Takut kalau doa yang saya baca tak mengena di peserta upacara. Salah baca bisa menyebabkan geeeer (suara cemooh teman-teman). dan upacara bisa jadi rame karenanya. Begitupun dengan pasukan pengibar bendera merah putih. Bila tidak pas mengibarkan bendera merah putih seirama dengan lagu Indonesia Raya, maka siap-siap mendapatkan celotehan nakal dari peserta upacara.

Bagi saya secara pribadi, upacara bendera di sekolah itu penting. Banyak pembelajaran saya peroleh. Selain melatih kedisiplinan saya dalam baris berbaris, disitu saya dilatih juga kebersamaan dalam membentuk barisan. Wali kelas biasanya mengontrol peserta didiknya, dan upacara belum bisa dimulai bila barisan belum terlihat rapih. Ini bukan karena kami dididik hendak menjadi tentara, sebab persoalan baris berbaris bukanlah diperuntukkan tentara saja. Para siswa harus diajarkan baris berbaris, agar terasakan nikmatnya kebersamaan saat berbaris itu.

Saat yang paling asyik di saat upacara adalah mendengarkan amanat pembina upacara. Saya suka sekali bila yang berbicara itu adalah pimpinan sekolah. Biasanya bapak kepala sekolah selalu mengingatkan kami untuk rajin belajar berprestasi. Ternyata tidak mudah loh menjadi pembina upacara. Perlu keterampilan berbicara. Oleh karena itu, tidak sembarang orang bisa menjadi pembina upacara.

Di facebook, ramai sekali teman-teman memberikan komentar ketika saya membuka status facebook saya dengan sebuah pertanyaan, “Buat Apa sih ada Upacara Bendera di sekolah?”

Berikut ini adalah jawaban teman-teman saya di facebook:

Suka ·  · Promosikan · 

Lucu juga ya! Terjadi diskusi kecil antar sesama facebooker tentang pendapat mereka. Bagi saya upacara bendera itu sangat penting dilakukan di sekolah. Peserta didik kita harus dilatih mengikuti upacara dengan tertib. Di sana bukan hanya praktik tentang disiplin dan pendidikan karakter bangsa, tetapi juga mendidik siswa untuk mampu menghargai jasa para pahlawan bangsa dengan berupacara selama beberapa menit saja. Bila mereka tertib, pastilah upacara akan berjalan cepat dan lancar. Pengumuman sekolah dan para siswa yang sudah mengharumkan nama sekolah biasanya akan diumumkan di saat upacara bendera.

Tidak mudah melakukan upacara dengan tetib dan lancar. Inspektur upacara atau pemimpin upacara sangat berperan akan kesuksesan upacara. Mereka harus saling bekerjasama. Mulai dari mempersiapkan acara sampai upacara selesai. Itulah mengapa petugas upacara bendera itu harus berlatih. Dengan berlatih, meraka tidak akan gugup di saat melaksanakan tugas sebagai petugas upacara bendera. Masing-masing petugas upacara akan fokus dalam menjalankan tugasnya dengan baik.

Sebagai peserta upacara pun kita harus mampu tertib dan mengikuti aba-aba pemimpin upacara. Ketika waktunya belum istirahat di tempat, kita harus dalam posisi siap.  Kesabaran diuji, kekompakan kelas dalam hal baris berbaris teruji. dan penanaman pendidikan karakter bangsa tak terasa langsung teraplikasikan dalam upacara bendera itu.

Bagi mereka yang tak merrasakan manfaat upacara bendera, barangkali selama ini tidak merasakan khidmatnya upacara bendera. Mulai di saat pemimpin upacara melaporkan upacara dimulai sampai selesainya upacara bendera kepada pembina upacara. Bagi mereka yang tidak menikmatinya, bahkan cenderung ngobrol sendiri, pastilah tidak akan pernah merasakan betapa upacara bendera itu memberi kita semangat kebangsaan yang tinggi. Apalagi ketika sanga saka bendera merah putih itu dikibarkan. Kita seolah-olah baru saja merdeka dan merebut tanah air ini dari penjajah bangsa. Kita pun akan larut dalam jasa pahlawan bangsa ketika menghenangkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa. Jadi sudah tahu kan buat apa upacara bendera di sekolah diadakan?

13581837461402098573

Penghormatan Umum kepada Bendera Merah Putih

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 7 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 7 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 9 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 9 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Cerpenku : Setrika Antik Ibu Mertuaku …

Dewi Sumardi | 8 jam lalu

Menemanimu Diruang Persalinan …

Toras Lubis | 8 jam lalu

Jonru Si Pencinta Jokowi …

Nur Isdah | 8 jam lalu

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 8 jam lalu

Menunggu Hasil Seleksi Dirut PDAM Kota …

Panji Kusuma | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: