Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Salut Kepada Sdr. Mukti Ali…

OPINI | 11 January 2013 | 16:01 Dibaca: 805   Komentar: 0   13

Kompasianer yg bermukim di Dubai ini sudah tidak asing lagi namanya disini…Tulisan2nya yg kebanyakan berita seputar gurun punya daya tarik tersendiri untuk dinikmati penggemarnya…Selain sudah menayangkan ratusan tulisan jg beberapa diantaranya sering dipilih admin untuk nangkring di HL…Itu menunjukkan bahwa tulisan2nya punya bobot tersendiri di mata admin…

Itulah gambaran singkat tentang sdr.Mukti Ali yg saya jg sudah mengenalnya cukup lama…Ke soal judul tulisan…kenapa saya memberikan apreasi yg baik kepada dia…??? Itu karena keikut sertaannya pada lomba yg diadakan rekan2 kompasianer dg thema “stop cyberbullying”…

Selama ini kita tahu ada perselisihan yg melibatkan kelompok2 tertentu…termasuk saya di dalamnya…Antara Bunda Khadijah sbg sponsor lomba beserta temen2nya dan Mukti Ali  sempat berselisih paham dan berkepanjangan…akibatnya silaturahmi terputus dan ada ganjelan…Dengan keikutsertaannya dlm lomba dg nomer peserta 128,  saya yakin bukan karena iming2 hadiah..Setahu saya dia jarang atau bahkan belum pernah mengikuti lomba2 lain yg diselenggarakan di Kompasiana…Apa yg saya tangkap dari ikut berpartisipasinya dlm lomba adalah niat baik wujud untuk memperbaiki silaturahmi dengan rekan2 yg sempat terputus…

Saya pribadi yg jg sempat terlibat dalam perseteruan tsb tapi tidak punya rasa sakit hati atau dendam…Perbedaan pendapat yg  masih dalam tataran wajar karena tidak ada saling mencaci maupun fitnah2 yg keluar…Jika niatnya mmg benar2 untuk kebaikan bersama..saya dg tulus lewat tulisan ini  meminta maaf  kepada sdr. Mukti Ali bila ada kata2 yg tidak berkenan maupun kesalahan yg saya buat…Penilaian sederhana melihat tulisan2nya sekarang maupun komentar2nya yg menghindari ikut memanaskan suasana, saya lihat sudah tidak ada lagi…Itu sebagai pertanda baik seperti motto yg diusung lomba “stop cyberbullying”….Saya harap rekan2 yg jg sempat berseberangan dg dia menyambut baik uluran tangan saudara kita ini…

Bagi panitia lomba mungkin saran dari Pak Ragile dalam komentarnya di lapak sebelah yg saya copas dibawah ini bisa dijadikan masukan…Komentar yg saya nilai bermanfaat dan inspiratif…sayang gak bisa divoted…hehehehe…Lebih baik fokus utk mensukseskan acara daripada menanggapi tulisan2 miring yg punya anggapan aneh2 ttg event ini…Itu hak mereka untuk melakukannya dalam memandang suatu persoalan….Cukup dibaca dan ambil nilai2 positifnya…Kita sebaiknya malah mendoakan  suatu saat mereka jg bisa menyelenggarakan event sejenis….untuk lebih menyemarakkan kompasiana….Saya yakin mereka cukup mampu dan soal dana tidak bakal kekurangan….amin…

————————————————————————————————————

agar memahami oke kita lupakan Choiron. Kita bahas aja “Lomba Cyberbully”.

Perhatikan fakta sbb:

-penyelengara= Hawa, Arke, Erri Subakti.

-Sponsor dana = Bunda Khadijah.

- tagline= Bunda Khadijah

- asosiasi kelompok = rahasia umum

- latar belakang event = inbox terror oleh akun klonengan @Gundik Arab dan @Abu Jahal.

*analisis reaksi =mudah ditebak.

Sekarang mari bayangkan andaikata fakta berbeda. Apa yg terjadi? Reaksi berbeda pula. Coba bayangkan andaikata yg terjadi adalah 4 kemungkinan di bawah ini:

a) penyelenggara dan panitia = Admin Kompasiana.

b) penyelenggara dan panitia = Esther, Jappy, Vincentius.

c) penyelenggara dan panitia = Imam Pratomo, Iwan Budiarso, Akang Jaya.

d) penyelenggara dan panitia = Leil Fataya, Odi Shalahudin, Granito Ibrahim.

Nah andaikata satu dari 4 kemungkinan itu yg terjadi maka reaksi beda pula. Dan bagi saya lumrah2 aja ada reaksi. Santaiajalah.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 5 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 6 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 6 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 10 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips COD (Cash on Delivery) an untuk Penjual …

Zanno | 11 jam lalu

DICKY, Si Chef Keren dan Belagu IV: Kenapa …

Daniel Hok Lay | 11 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 12 jam lalu

Dosen Muda, Mana Semangatmu? …

Budi Arifvianto | 12 jam lalu

Aku Berteduh di Damai Kasih-Mu …

Puri Areta | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: