Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Teguh Suprayogi

Therapist di Saudi Arabia

Serahkan Pada Ahlinya…

OPINI | 22 December 2012 | 12:39 Dibaca: 297   Komentar: 11   5

“Jika diserahkan suatu suatu perkara kepada bukan ahlinya,
maka tunggulah tibanya hari kiamat”

Tentu kita sependapat hanya ahli nuklir yang berkompeten “berbicara” masalah
pernukliran, hanya kontraktor yang berkompeten “berbicara” urusan membangun
suatu bangunan, hanya insinyur pesawat yang berkompeten “berbicara” dan
berkata “menurut saya” soal bagaimana membuat pesawat.

Kalau ada alim ulama, bahasa arabnya fasih, hapal Al-Quran dan puluhan ribu
hadist, paham serta menguasai ilmu usul fiqih, dan berbagai ilmu agama lainnya,
akan tetapi ulama ini ingin merumuskan bikin pesawat yang aman dan handal,
ikut nimbrung bagaimana membikin reaktor nuklir yang canggih, bahkan ngeyel
mempertahankan pendapatnya, dan berani berkata “menurut saya” bangunan
yang kuat dan tahan gempa bla…bla..bla…

Semua orang akan mengatakan, ini ulama bicara bukan pada tempatnya, walau ia
seorang ulama. Perhatikan!!! padahal ulama ini berbicara masalah perkara dunia
(soal pesawat dan nuklir), itu saja sudah ditentang oleh semua orang yang waras.
Lalu bagaimana dengan jaman sekarang, banyak orang berani bicara, bahkan hobi
memberi komentar, berkata,”menurut saya” tentang permasalahan-permasalahan
agama, hukum-hukum Allah, tentang akhirat, padahal nol besar dalam bidang agama.

Jika ada Profesor Ahli Nuklir, Doktor Fisika atau Advokat bicara tentang fiqih agama,
padahal tidak paham literatur keagamaan, maka ini adalah Profesor atau Doktor
yang tak tahu diri dan tidak ngaca diri. Silakan berkata,”menurut saya” …akan tetapi
hendaknya ngaca sebelum menyatakan demikian…

Dammam, 22/12/2012

#muhasabah

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Basuri Tjahaja Purnama: 20 tahun Mendatang …

Olive Bendon | | 01 October 2014 | 06:58

Penumpang KA Minim Empati …

Agung Han | | 01 October 2014 | 04:25

Cerita Dibalik Sekeping Emas Cabang Wushu …

Choirul Huda | | 01 October 2014 | 02:11

Menulis Cerpen Itu Gampang, Mencari Peminat …

Sugiyanto Hadi | | 01 October 2014 | 03:16

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 3 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 5 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 6 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 6 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Indonesia Tanpa Pancasila …

Fadjar Hadi | 7 jam lalu

16 Milyar Rupiah Hanya untuk Sumpah Janji …

Muhammad Nur,se | 7 jam lalu

[DAFTAR ONLINE] Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | 7 jam lalu

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | 7 jam lalu

Anggota DPR RI dan Gadget …

Topik Irawan | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: