Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Apa yang Membuat Anda Takut?

OPINI | 29 October 2012 | 05:18 Dibaca: 307   Komentar: 0   5

Apa yang paling anda takuti dalam hidup ini? Duh pertanyaannya konyol banget sih. Tapi ini bukan pertanyaan keagamaan ya, ini hanya sekedar pertanyaan yang mempertanyakan ketakutan kita terhadap sesuatu hal atau istilah dalam bahasa sundanya adalah phobia.

Phobia menurut wikipedia adalah “rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena.” Bila seseorang menderita phobia rasa takutnya itu akan menguasai dirinya sehingga si penderita akan merasa kalut dan lemah.

Ada beberapa katagori phobia yaitu
1. Agoraphobia: Takut akan tempat ramai
2. Social Phobia: Takut bertemu orang. Penderita ini adalah orang yang sangat pemalu.
3. Claustrophobia: takut berada di ruang yang sempit.
4. Acrophobia: takut ketinggian
5 .Zoophobia: takut akan hewan tertentu. Zoophobia adalah rasa takut akan hewan tertentu.

Pada umumnya ketakutan atau zoophobia tersebut meliputi: ketakutan terhadap laba-laba yang disebut acarhnopobhia; ketakutan terhadap ular yang disebut ophidiophobia; ketakutan terhadap burung yang disebut ornithophobia; dan ketakutan terhadap lebah yang disebut apiphobia.

Kembali kepada pertanyaan, apa yang paling anda takuti? Pasti beragam ya? Sedangkan saya sendiri takut akan kecoa. Binatang pendaur ulang sampah ini adalah binatang yang membuat saya tidak bisa menahan diri. Saya bisa menjerit histeris bila bertemu dengannya.

Seperti kejadian pagi ini 29/10/12 di dapur, tak diduga saya menginjak monster menakutkan ini. Sebelumnya saya tidak tersadar sedang menginjaknya. Tapi ada yang hangat-hangat di telapak kaki saya. Ketika saya angkat kaki saya, ternyata ada yang tergeletak di lantai dengan kaki di atas dan bergerak-gerak. Wooy sereeem.

Lalu saya pun mengambil langkah seribu.. Kabuuuuuur.. itu lah cara saya untuk menghindari binatang menakutkan tersebut. Dan anehnya setelah saya pergi dari dapur, saya pun menemukan kawan- kawan kecoa lain. Ada yang tiba-tiba merayap di dinding, ada juga yang berjalan di tangga. Haduuuh maaak kalau sudah bertemu satu ekor kenapa siih selalu ada yang lain?? Toloooooong aku atuuuuuut.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 4 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 4 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 5 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 8 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips COD (Cash on Delivery) an untuk Penjual …

Zanno | 10 jam lalu

DICKY, Si Chef Keren dan Belagu IV: Kenapa …

Daniel Hok Lay | 10 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 11 jam lalu

Dosen Muda, Mana Semangatmu? …

Budi Arifvianto | 11 jam lalu

Aku Berteduh di Damai Kasih-Mu …

Puri Areta | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: