Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Aang Suherman

Petani-TKI-Jalan-jalan- Ekspresi apa adanya,semoga bermanfaat.

Memakai Sabuk Ihram, Penting Untuk Jemaah Haji Pria

OPINI | 25 September 2012 | 00:51 Dibaca: 549   Komentar: 18   8

Pakaian Ihram adalah pakaian wajib dikenakan oleh yang beribadah umrah atau haji sejak dari tempat Mikat (miqat),dipakai setelah mandi dan berniat Umrah atau Haji.dikenakan sampai akhir ritual semua rukun haji.

Pakaian Ihram berbentuk dua buah handuk berwarna putih dengan tidak ada jahitan di seluruh kainnya,terdiri dari dua bagian biasanya satu buah berfungsi sebagai celana atau sarung dan yang kedua berfungsi sebagai baju.

Kalau untuk sekedar shalat di Mesjid atau di penginapan, memakai Ihram bagian bawah tentu saja cukup hanya diikat dan dilipat seperti memakai sarung atau handuk ketika habis mandi.

Tetapi rangkaian ibadah haji menuntut banyak bergerak ditambah dengan berjalan dari satu tempat ke tempat yang lainnya,atau sering terjadi situasi berdesakan padat jemaah di waktu dan tempat  tertentu.

Jika tidak diikat dengan baik dan kuat “sarung”ihram kita,tidak sedikit yang melorot karena terlepas lipatannya di pinggang kita.

Jangan sampai nanti malu terjadi kain Ihram melorot di tengah jemaah,padahal ketika umroh dan haji dilarang juga memakai celana dalam (tidak memakai CD-polos).artinya hanya “celana” Ihram itulah yang kita kenakan.

Untuk menjaga terjadi hal demikian,yaitu kain ihram melorot,maka disarankan memakai sabuk.Selain untuk menahan agar tidak melorot juga sabuk berfungsi untuk menyimpan dokumen penting dan uang serta gadget anda.

Biasanya dijual seharga 10 atau 20 riyal saat haji,belilah sabuk yang tidak memakai jahitan dalam menyambung sambungan kainnya,sabuk biasanya terbuat dari kulit atau imitasi dan memakai penyambung klip kaleng,jadi tidak ada benang jahitan.Lalu ada banyak saku untuk menyimpan hp,uang  atau dokumen penting dan berukuran dua kali dari ukuran sabuk biasa,insya Allah sah dibawa haji atau umrah.

Termasuk bagi teman jemaah haji yang memakai  Biro Perjalanan Haji dari berbagai negara dari seluruh penjuru dunia,jikalau biro perjalanan tidak memberi kain Ihram dalam paketnya,maka jangan khawatir tidak mendapat kain Ihram.

Di tempat Miqat nanti akan banyak kain Ihram dijual di kios-kios sepanjang tempat miqat,termasuk yang menjual Sabuk (ikat pinggang) dan sandal jepit.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 9 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 10 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: