Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Ucupers Sejati

berbagi untuk semua

Kata Mutiara Hanya Sebatas Rangkaian Kata Indah

OPINI | 14 September 2012 | 13:25 Dibaca: 104   Komentar: 0   0

banyak kata yang terbuang namun tak banyak kata mutiara yang terucap. Seringkali kata mutiara itu hanya sebatas rangkaian kata yang indah namun tak memiliki ruh seperti sebuah gaya pendorong yang dapat menggerakkan kita ke tempat yang lebih bagus lagi yaitu motivasi. Dan begitupun kata cinta dalam sebuah kata mutiara yang hanya sebatas ungkapan kepada sebuah lembar tulis yang terpaku.

Selayaknya kata-kata mutiara itu memang harus penuh dengan kata motivasi, dan kata cinta dalam kata mutiara jangan sampai membuat kita galau. Dan akan lebih bermanfaatnya lagi ketika kata-kata mutiara penuh motivasi dan kata mutiara dalam bentuk kata cinta dapat menjadi sebuah renungan yang dapat memberikan semangat lebih di kehidupan ini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[PENTING] Panduan ke Kompasianival 2014, …

Kompasiana | | 18 November 2014 | 15:19

Sensasi Menyelam di Tulamben, Bali …

Lisdiana Sari | | 21 November 2014 | 18:00

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40

Jadi Perempuan (Tak Boleh) Rapuh! …

Gaganawati | | 21 November 2014 | 15:41

Kompasiana Akan Luncurkan “Kompasiana …

Kompasiana | | 20 November 2014 | 16:21


TRENDING ARTICLES

Tak Berduit, Pemain Bola Indonesia Didepak …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu

Rakyat Berkelahi, Presiden Keluar Negeri …

Rizal Amri | 14 jam lalu

Menteri Hati-hati Kalau Bicara …

Ifani | 15 jam lalu

Pernyataan Ibas Menolong Jokowi dari Kecaman …

Daniel Setiawan | 16 jam lalu

Semoga Ini Tidak Pernah Terjadi di …

Jimmy Haryanto | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Salam Kompasianival Saudara …

Rahab Ganendra | 8 jam lalu

Menulis bagi Guru, Itu Keniscayaan …

Indria Salim | 8 jam lalu

Gerdema, Mentari Indonesia Dari Ufuk Desa …

Emanuel Dapa Loka | 8 jam lalu

Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan …

Herman Wahyudhi | 8 jam lalu

Wawasan Pemuda Berbudaya Bahari …

Alan Singkali | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: