Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Indra Agusta

Padepokan Bajra Seta cuman petani miskin dari sukowati pengais secercah harapan untuk masa depan

Lebaran = Reuni (dari Sisi yang Lain)

OPINI | 19 August 2012 | 13:18 Dibaca: 137   Komentar: 4   0

puasa mendekati titik titik puncaknya, saat yang dinanti-nanti saudara-saudara yang berkeyakinan islam pun datang…

Lebaran,

sebuah momentum besar untuk merayakan kemenangan setelah 1 bulan penuh puasa, dan untuk saling bermaaf-maafan. Setiap tahun meskipun saya tidak dibesarkan di keluarga islam, namun hampir dua per tiga keluarga saya memeluk keyakinan itu.

dalam pemikiran saya akhir - akhir ini saya sering menyimpulkan bahwa lebaran lama - lama seperti sebuah reuni.

bertemu dengan sanak saudara yang merantau, dari berbagai daerah, berkumpul dalam sebuah kehangatan, keluarga. mengenang masa - masa silam ketika masih bersama, mengisahkan kehidupan mereka  di tanah rantau dan sejenak kelak akan berpisah kembali untuk mengayuh kehidupan berikutnya.

masih seperti reuni,

lebaranpun selalu menyesakkan dada, ketika sudah bercerita tentang kuliah, kerja, cerita sukses ini itu..

dan itu secara tidak langsung akan membuat sebuah jenjang, bahkan pandangan rendah diri pada seseorang yang masih belum beranjak dari tingkat kesuksesan duniawi. pekerjaan yang tetap, kekayaan yang melimpah, punya anak yang sekolah disini, jadi tentara, pegawai negeri dll.

dan seperti reuni,

lebaran mengisahkan cerita cerita inspiratif, tentang kerja keras di tanah rantau, kegagalan - kegagalan dibalik sebuah kesuksesan, keuletan, dan kejamnya dunia luar..

seperti reuni SMA ketika beranjak kebangku kuliah mereka akan berkisah tentang perubahan jati diri mereka,

menjadi tenang, atau terombang ambing.


Selamat lebaran, salam sapa dan cinta.

Indra Agusta

Operator warnet.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Legitimasi Pilpres 2014, Gugatan ke MK dan …

Michael Sendow | 8 jam lalu

Risma dan Emil Lebih Amanah Dibanding …

Leviana | 8 jam lalu

Analisis Prosedur Sengketa Hasil Pilpres …

Muhammad Ali Husein | 9 jam lalu

Jokowi: The First Heavy Metal’s …

Severus Trianto | 11 jam lalu

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: