Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Ariyani Na

Hidup tidak selalu harus sesuai dengan yang kita inginkan ... Follow me on twitter : @Ariyani12

Kenapa Memakai Pakaian Dalam

OPINI | 03 June 2012 | 09:23 Dibaca: 9172   Komentar: 85   5

Saat saya masih memakai seragam putih abu-abu dan bermain ke rumah seorang teman, tiba-tiba adik laki-laki teman saya (waktu itu kelas 6 SD) meraung-raung lantaran kemaluannya terjepit resleting celana sekolahnya. Mendengar tangisan kami pun segera menghampiri adik teman saya ini, saat tiba di sana kami dapati bahwa penyebabnya adalah karena si adik tidak menggunakan celana dalam.

Cerita diatas merupakan sebuah bukti mengenai pentingnya menggunakan pakaian dalam. Disebut pakaian dalam karena digunakan di bagian dalam, artinya dibawah pakaian luar dan langsung menyentuh kulit.

Lain ladang lain ilalang, lain dulu lain sekarang, begitulah yang saya tangkap dari perkembangan pakaian dalam.

Dulu, pakaian dalam hanya di jual di dalam toko pakaian dan ‘agak risih’ bila ingin membelinya apalagi bila penjualnya laki-laki, namun sekarang pakaian dalam dijual sama seperti barang lainnya, dijual dijalan-jalan bahkan dijual berkeliling. Tidak ada lagi rasa ‘risih’ untuk memilih pakaian dalam siapapun penjualnya.
Sekarang ini, pakaian dalam juga sudah dijual di dalam hipermarket bercampur dengan barang kebutuhan rumah tangga lain.

Masih teringat jelas dalam ingatan saya, jaman dulu (thn 70-80 an) wanita dewasa terutama Ibu- ibu menggunakan pakaian dalam bagian atas yang terbuat dari bahan katun dan biasanya mereka menjahitnya sendiri. Pada jaman itu belum banyak merk dan model pakaian dalam, baik pakaian dalam wanita maupun pria. Sekarang, sudah banyak sekali merk dan model pakaian dalam, dan harganya pun bervariasi, dari yang murah sampai yang mahal sekali, namun yang terpenting bukanlah pada mahal atau murahnya harga pakaian dalam tersebut, melainkan kenyamanan saat memakainya.

Tujuan kita memakai pakaian dalam secara umum, diantaranya :
1. Melindungi pakaian luar dari keringat, urin atau cairan yang dihasilkan oleh organ reproduksi
2. Melindungi organ reproduksi dari lingkungan luar yang kotor
3. Untuk wanita, pakaian dalam atas berguna untuk menyangga payudara saat beraktivitas. Bahkan sekarang ini ada beberapa model yang dibuat khusus sesuai kebutuhan, seperti Bra Sport.
4. Bukan hanya wanita, sebagian pria juga menggunakan pakaian dalam pakaian atas, biasanya kaos singlet, terutama bila memakai kemeja saat bekerja. Terkadang ada juga yang tidur hanya menggunakan kaos singlet tersebut.
5. Ada juga pakaian dalam yang digunakan wanita untuk menambah kesan sexy atau menambah daya tarik pasangan, yakni lingerie.

Agar dapat dipakai secara nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya kita perhatikan saat memilih dan memakai pakaian dalam, dianataranya :

1. Pakaian dalam harus sesuai ukuran tubuh, kebesaran atau kekecilan akan membuat kita tidak nyaman memakainya.
2. Sebaiknya memilih pakaian dalam yang bahannya dapat menyerap keringat, sehingga kulit dapat tetap kering dan tidak mengakibatkan munculnya jamur pada kulit.
3. Karena bersentuhan langsung dengan kulit dan organ vital, maka sebaiknya pakaian dalam harus dalam keadaan bersih dan selalu menggantinya setiap mandi. Namun seringkali, karena merasa di pakai dibagian dalam, kerapkali orang merasa bahwa pakaian dalam yang digunakannya masih bersih, sehingga malas menggantinya dan ada istilah side A dan side B untuk pemakaian pakaian dalam ini terutama untuk kaum lelaki. Padahal, karena berfungsi menyerap keringat dan dapat terkotori oleh urin ataupun cairan yang dihasilkan oleh organ reproduksi maka seharusnya sering diganti.
4. Agar terbiasa menggunakan pakaian dalam, maka sebaiknya anak-anak sedini mungkin dibiasakan untuk menggunakan pakaian dalam.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nangkring Bareng Pertamina …

Maria Margaretha | | 29 August 2014 | 23:37

BBM Naik Kenapa Takut? …

Mike Reyssent | | 30 August 2014 | 00:43

5 Polusi Rumah yang berbahaya selain Rokok …

Hendrik Riyanto | | 30 August 2014 | 04:53

Jokowi-JK Berhentilah Berharap Tambahan …

Win Winarto | | 29 August 2014 | 22:16

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Jogja Terhina, France Tidak Perlu Minta Maaf …

Nasakti On | 13 jam lalu

Rising Star Indonesia, ‘Ternoda’ …

Samandayu | 13 jam lalu

Yogya, Kamar Kos, dan Segarnya Es Krim Rujak …

Wahyuni Susilowati | 17 jam lalu

Doa untuk Mas Vik …

Aiman Witjaksono | 20 jam lalu

Kejadian di SPBU yang Bikin Emosi… …

Ryan M. | 24 jam lalu


HIGHLIGHT

Sepenggal Kisah dari Laut …

Adi Arwan Alimin | 8 jam lalu

Dian Sastrowardoyo dan Mantan ART Saya …

Ariyani Na | 8 jam lalu

Media Baru: Jurnalistik Online …

Adi Arwan Alimin | 8 jam lalu

Hotel Beraroma Jamu Tradisional …

Teberatu | 8 jam lalu

Menanti Pagi Di Kintamani …

Dewi Nurbaiti | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: