Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

H M Saefullmillah Syam

meretas jalan bingkai kehidupan dengan ukiran SYUKUR dan TAFAKUR melewati selimut malam dengan TASBIH dan selengkapnya

pergi pagi pulang petang gaji pas pasan

REP | 20 April 2012 | 17:36 Dibaca: 584   Komentar: 4   0

mentari menyinari kota jeddah ,saudiarab ,jam dinding di kamar ku menunjukan jam 10 .30 am bangun tidur lalu mandi siap siap pergi ke restauran pizza,

dengan rutinitas tidur jam 5 30 sehabis shalat subuh dan bangun jam 10 30 am .jarak apartemen ke tempat kerja lumayan 250 meter cukup dengan jalan kaki .

dengan terik matahari yang panas menyengat  tak menurunkan semangat 45 ku wkkwkw ,tuk mengais rejeki di negri nabi dengan baca basmallah , ku berjalan menulusuri jalan trotoar ,yang di apit dengan apartement apartemen(imarah) .

sesampai di restaurant pizza langsung saya bersama kawan kawan ku brekerja . semua karyawan di restaurant pizza karyawan nya dari indonesia,jumlah nya 5 orang rata rata TKIilegal( kaburan) hanya diri ku yang resmi.

semua kawan kawan ku sudah tidak di perintah lagi urusan kerja sudah tahu apa yang dia kerjakan , ada yang membersihkan open, ruang makan , bikin adonan pizza , ngiris sayuran , dll.

semua di kerjakan dengan penuh semangat dan kompak . dalam waktu perekrutan karyawan saya bilang sama anak buah ,

“di sini gak ada yang di perintah dan gak ada yang memerintah” maksud nya kerja gak ada yang menyuruh jadi sudah pada tau tugas nya masing masing , dan bertanggung jawab atas pekerjaan .

saya sangat dispiline pada teman teman ku  soal disiplin kerja , disiplin waktu dll, pernah waktu itu salah satu karyawan telat kerja 30 menit ,saya potong gaji , walau pun diri ku juga pernah telat masuk  di potong gaji pula , tidak memandang  bawahan atasan semua sama dalam peraturan kerja.

anak anak rata rata menerima gaji sekitar 1700 sr (kurang lebih 3 jt) makan + apartement sudah di sediakan oleh perusahaan .

pergi pagi pulang petang dengan gaji pas pasan , alhamdulilah patut di sukuri dan kita harus mensukuri rezeki yang di berikan ALLAH kepada kita .

kerja pulang sampai jam 2 malam . seperti biasa pulang ke apartemen dengan jalan kaki , alhamdulilah walau pun pulang tengah malam aman aman saja , tak ada rasa takut seperti kita di indonesia , banyak geng motor yang berkeliaran ,penodongan dll

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pak Presiden, Jangan Bikin Kami Kehilangan …

Subronto Aji | | 27 January 2015 | 09:44

Kompasiana Plus KompasianaTV, Kiblat Opini …

Giri Lumakto | | 27 January 2015 | 15:10

Ketika Walikota Tangerang Perang Melawan …

Panji Kusuma | | 27 January 2015 | 12:58

Membahas Soal Bahasa Inggris dengan Koreksi …

Ahmad Imam Satriya | | 27 January 2015 | 13:06

Getuk dan Ongol-ongol di Bandara Changi, …

Enny Soepardjono | | 27 January 2015 | 07:29


TRENDING ARTICLES

Iriana Jokowidodo Adakan “Open …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

KPK Menangkap Megawati Tindakan …

Edi Abdullah | 11 jam lalu

KPK: Ampun Presiden, Menkopolhukam, dan …

Jimmy Haryanto | 12 jam lalu

Cewek Rental Itu Diantar Pacarnya Menjadi …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

PDIP Aktor Utama di Balik Pencalonan BG …

Axtea 99 | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: