Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

H M Saefullmillah Syam

meretas jalan bingkai kehidupan dengan ukiran SYUKUR dan TAFAKUR melewati selimut malam dengan TASBIH dan selengkapnya

pergi pagi pulang petang gaji pas pasan

REP | 20 April 2012 | 17:36 Dibaca: 572   Komentar: 4   0

mentari menyinari kota jeddah ,saudiarab ,jam dinding di kamar ku menunjukan jam 10 .30 am bangun tidur lalu mandi siap siap pergi ke restauran pizza,

dengan rutinitas tidur jam 5 30 sehabis shalat subuh dan bangun jam 10 30 am .jarak apartemen ke tempat kerja lumayan 250 meter cukup dengan jalan kaki .

dengan terik matahari yang panas menyengat  tak menurunkan semangat 45 ku wkkwkw ,tuk mengais rejeki di negri nabi dengan baca basmallah , ku berjalan menulusuri jalan trotoar ,yang di apit dengan apartement apartemen(imarah) .

sesampai di restaurant pizza langsung saya bersama kawan kawan ku brekerja . semua karyawan di restaurant pizza karyawan nya dari indonesia,jumlah nya 5 orang rata rata TKIilegal( kaburan) hanya diri ku yang resmi.

semua kawan kawan ku sudah tidak di perintah lagi urusan kerja sudah tahu apa yang dia kerjakan , ada yang membersihkan open, ruang makan , bikin adonan pizza , ngiris sayuran , dll.

semua di kerjakan dengan penuh semangat dan kompak . dalam waktu perekrutan karyawan saya bilang sama anak buah ,

“di sini gak ada yang di perintah dan gak ada yang memerintah” maksud nya kerja gak ada yang menyuruh jadi sudah pada tau tugas nya masing masing , dan bertanggung jawab atas pekerjaan .

saya sangat dispiline pada teman teman ku  soal disiplin kerja , disiplin waktu dll, pernah waktu itu salah satu karyawan telat kerja 30 menit ,saya potong gaji , walau pun diri ku juga pernah telat masuk  di potong gaji pula , tidak memandang  bawahan atasan semua sama dalam peraturan kerja.

anak anak rata rata menerima gaji sekitar 1700 sr (kurang lebih 3 jt) makan + apartement sudah di sediakan oleh perusahaan .

pergi pagi pulang petang dengan gaji pas pasan , alhamdulilah patut di sukuri dan kita harus mensukuri rezeki yang di berikan ALLAH kepada kita .

kerja pulang sampai jam 2 malam . seperti biasa pulang ke apartemen dengan jalan kaki , alhamdulilah walau pun pulang tengah malam aman aman saja , tak ada rasa takut seperti kita di indonesia , banyak geng motor yang berkeliaran ,penodongan dll

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jakarta Community Tampil Semarak di Asean …

Tjiptadinata Effend... | | 02 September 2014 | 19:52

Modus Baru Curi Mobil: Bius Supir …

Ifani | | 02 September 2014 | 18:44

Beranikah Pemerintah Selanjutnya …

Dhita A | | 02 September 2014 | 19:16

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 9 jam lalu

Bebek Betutu Ubud Pak Mangku …

Febi Liana | 12 jam lalu

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 13 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembelah …

Daniel H.t. | 15 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Kejujuran …

Rahmat Mahmudi | 8 jam lalu

Berupaya Mencapai Target Angka 7,12% …

Kun Prastowo | 8 jam lalu

Jejak Indonesia di Israel …

Andre Jayaprana | 8 jam lalu

Jazz Atas Awan, Mendengar Musik Menikmati …

Pradhany Widityan | 8 jam lalu

Indahnya Kebersamaan di Ultah Freebikers …

Widodo Harsono | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: