Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Efri Yaldi

Peminat Sastra Inggris Pernah tinggal di Bandung, Kudus, Situbondo, Pekanbaru, Bintan, Batam Kembali berdomisili di Padang pada selengkapnya

Pintu Darurat Pesawat, Dibenci dan Dicari

OPINI | 21 March 2012 | 17:46 Dibaca: 388   Komentar: 7   0

Dulu, sebelum tahu penyebabnya, saya selalu kesal ketika petugas check-in bandara tanpa basa basi selalu menempatkan saya di bangku darurat pesawat. Apalagi di bandara Minangkabau, entah mereka sudah hafal wajah saya entah gimana, keseringannya saya terpilih menjadi penghuni bangku darurat itu. Alasannya penuhlah, jaga keseimbangan la…macam-macam.

13323049521686457215

sumber : http://efriyaldi.blogspot.com

Sudah lazim penumpang pesawat terbang suka melihat lepas keluar jendela. Tidak seperti kondisi di pintu darurat. Pemandangan ke luar terhalang sayap dan mesin. Habis itu, suka diceramahin pramugara atau pramugari. Seolah kita ini menjadi stafnya mereka. Saya benci bangku darurat. Itu dulu.

13323043801009641194

suasana check-in di bandara Minangkabau ; source : http://efriyaldi.blogspot.com

Sekarang, tidak lagi. Saya ingat, duduk di bangku darurat banyak keistimewaan. Orang-orang yang duduk di bangku darurat adalah orang penting. Mereka adalah orang-orang yang siap membantu awak pesawat jika terjadi pendaratan darurat. Mereka orang-orang terpilih karena dianggap sehat dan kuat. Yang mampuĀ  membuka pintu darurat dan menolong penumpang lainnya keluar pesawat dalam keadaan gawat.

Lalu siapa saja orang-orang yang suka mencari bangku dekat pintu darurat itu? Tentu saja orang-orang yang berpostur tinggi, karena bangku darurat lapang trus bisa selonjor. Hehehe

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Tinggal Banjir, Proyek Revitalisasi …

Agung Han | | 30 October 2014 | 21:02

Elia Massa Manik Si Manager 1 Triliun …

Analgin Ginting | | 30 October 2014 | 13:56

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Bau Busuk Dibelakang Borneo FC …

Hery | | 30 October 2014 | 19:59

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 3 jam lalu

70 Juta Rakyat Siap Masuk Bui …

Pecel Tempe | 5 jam lalu

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 9 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 12 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Toleransi terhadap “Orang Kecil” …

Fantasi | 8 jam lalu

Batu Bacan dari SBY ke Obama Membantu …

Sitti Fatimah | 8 jam lalu

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | 9 jam lalu

Surga Kecil di Sukabumi Utara …

Hari Akbar Muharam ... | 9 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: