Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Choiron

Pejuang kehidupan | Mencoba menebar manfaat bagi semua | http://choiron.info/ | 081703311567

Pornografi Dibalik Meja Kantor

REP | 21 February 2012 | 13:31 Dibaca: 4114   Komentar: 75   5

Untuk para pimpinan kantor, bila pegawai Anda tampak asyik bekerja di balik meja kantornya dengan hanya memandang ‘penuh perasaan’ pada layar monitor, maka bisa saja mereka sedang menikmati gambar atau video porno.

Ya beginilah nasib pekerja serabutan seperti saya. Kadang kala mengajar di kelas, sering juga diminta untuk memberi les private, bahkan tak jarang menjadi tukang reparasi komputer. Namun cerita yang menarik yang saya alami sebenarnya terkait pekerjaan saya sebagai tukang reparasi komputer ini.Keanehan yang saya maksud adalah seringnya komputer kantor digunakan untuk menikmati pornografi. Berikut kisahnya.

Courtesy of tubablog.hexat.com

Courtesy of tubablog.hexat.com

Suatu hari saya diminta oleh seorang kerabat untuk datang ke kantornya. Katanya, komputer yang ada di kantornya berjalan lebih lambat dari biasanya. Saat itu komputer yang dipakai masih Pentium II dengan sistem operasi Windows 95. Sayapun membawa sebuah disket bootable dan CD-ROM Drive, Windows Installer, dan program anti virus. Sebagai teknisi saya selalu membawa kelengkapan installer dan anti virus. Waktu itu virus komputer yang menyerang file sedang gencar-gencarnya dan membuat komputer menjadi lambat.

Setibanya di kantor tersebut, sayapun langsung memeriksa komputer. Dugaan saya ternyata benar. Komputer stand alone tersebut sedang sakit parah karena terserang berbagai virus komputer. Sayapun menggunakan prosedur standar untuk mem-boot komputer dengan disket dan menjalankan proses scan & clean virus. Pada saat anti virus melakukan proses scanning, tanpak folder dan file yang disembunyikan terbaca dan diperiksa satu per satu. Rupanya komputer ini banyak sekali menyimpan gambar porno yang tampak dari nama-nama file yang ’seram’ dengan ekstensi JPG. Untuk memastikan dugaan saya, saya coba masuk ke folder tersebut setelah komputer berjalan normal.

Sebuah kantor yang lain lagi cukup unik. Waktu itu saya datang ke ruangan pimpinan sebuah perusahaan. Saat melewati ruang sekretaris pimpinan, tampak si sekretaris sedang duduk serius di belakang meja kantornya. Secara tidak sengaja saya melihat sekretaris pimpinan perusahaan tersebut sedang menonton film dewasa di komputernya yang berada di atas mejanya. Saat saya melintas, buru-buru si sekretaris yang berjenis kelamin pria tersebut menutup tampilan video playernya. Saya sendiri pura-pura melihat ke arah lain agar dia tidak merasa malu.

Kisah foto dan video porno tidak hanya tersimpan di komputer kantor. Suatu hari, saya mendapatkan orderan untuk memperbaiki notebook yang saat dinyalakan tidak bisa masuk ke Sistem Operasi Windows-nya dengan sukses. Akhirnya saya ditelpon untuk memperbaikinya. Saat saya periksa di drive E, saya menemukan folder yang isinya kumpulan video bokep nusantara. Wow, pasti butuh waktu lama untuk mengumpulkannya.

Dari semua pengalaman menemukan foto dan video porno di komputer kantoran maupun pribadi yang hampir semuanya pria, ternyata ada juga wanita yang menyukai pornografi. Di sebuah kantor teman, saya diminta untuk memperbaiki Printer Sharing di jaringan komputernya. Printer Sharing adalah  printer yang  bisa digunakan bersama-sama oleh komputer-komputer yang terhubung ke jaringan komputer. Rupanya  saat itu seorang gadis yang menjadi pegawai di kantor tersebut, sedang asyik bekerja di balik mejanya. Saat saya mendekat untuk meminta ijin memperbaiki konfigurasi printer sharing di komputernya, dia tampak kaget dan menutup dengan cepat beberapa tab yang ada di browser-nya. Terlambat, mata elang saya sudah sempat menangkap halaman komik hentai yang sedang dibukanya tadi. Hentai adalah komik Jepang yang berisi cerita dan gambar porno. Sambil mengatur ulang printer sharingnya, saya iseng-iseng mengamati log atau historis yang ada di browser dan di media player. Rupanya gadis ini hanya sedang menikmati hentai saja, namun tidak sampai pada koleksi video porno.

Ya. Ada banyak cerita di balik meja kantor karyawan. Bagi para pimpinan kantor, bila pegawai Anda tampak asyik bekerja di balik meja kantornya dengan hanya memandang ‘penuh perasaan’ pada layar monitor, maka bisa saja mereka sedang menikmati gambar atau video porno. Sesekali periksa historis bowser atau media player komputer yang digunakan karyawan Anda. Siapa tahu karyawan Anda membutuhkan pertolongan untuk lepas dari kecanduan pornografi. Sekaligus, agar Anda tidak membayar mereka hanya untuk menonton video porno di balik meja kerjanya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Catat, Bawaslu Tidak Pernah Merekomendasikan …

Revaputra Sugito | | 23 July 2014 | 08:29

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Mudik? Optimalkan Smartphone Anda! …

Sahroha Lumbanraja | | 23 July 2014 | 02:49


TRENDING ARTICLES

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat anda? …

Robert O. Aruan | 2 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 6 jam lalu

Membaca Efek Keputusan Prabowo …

Zulfikar Akbar | 6 jam lalu

Prabowo Lebih Mampu Atasi Kemacetan Jakarta …

Mercy | 15 jam lalu

Kalah Karena Dicurangi? Belajarlah pada …

Ipul Gassing | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: