Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Revangga Dewa Putra

Yang membedakan kita adalah dirimu lebih munafik aja dari diriku. Masih tetap gila-RDP

“Kebodohan Merayakan Valentine”

OPINI | 13 February 2012 | 17:19 Dibaca: 1213   Komentar: 56   10

13291534761579044675

I Love U

“Kebodohan Merayakan Valentine”

Banyak orang mekultuskan 14 Februari sebagai hari Valentine atau hari kasih sayang,sayangnya banyak orang juga yang sebenarnya tidak memahami essensi dari kasih sayang itu, oleh karena itu maka sering terjadi justru perayaan Valentine terkesan dan terasa seperti suatu kebodohan.

Kebodohan merayakan Valentine terletak pada pemahaman tentang pemaknaan Valentine itu sendiri,banyak orang asal asalan, ngaco, ngarang, dan ngawur mengapresiasi 14 Februari,

Kebodohan itu :

  • Merasa bahwa Kasih Sayang itu hanya pada 14 februari sehingga perlakuan yang berbeda terhadap orang yang kita sayangi hanya pada tanggal itu dan tanggal yang lain terasa hambar dan hampa. Seharusnya setiap hari penuh cinta selama setahun dan celebrationnya 14 Februari itu.
  • Bagi pasangan muda mudi menganggap 14 Februari adalah tanggal dimana cinta harus dibuktikan dengan berbagai cara,termasuk yang paling prinsip.
  • Pergeseran makna cinta kasih bergeser kearah simbolik dan hawa nafsu bagi sebagian orang.
  • Valentine harusnya menjadi moment memperbaharui perasaan menjadi semakin mendalam bukan malah larut kepada pemikiran mencari cari kesempatan mumpung Valentine.

“Usahakanlah setiap saat hari demi hari merupakan hari yang penuh cinta kasih bukan hanya pada saat saat tertentu,katakan I Love U setiap ada kesempatan dan buktikan perkataanmu dalam tindakan, karena mungkin besok kan terlambat untuk menunjukan perasaan cinta pada orang orang yang kita sayangi” (Revangga Putra).

Selamat Valentine Sahabatku.

Salam Persahabatan.

RDP.

13291535531852476616

RDP

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pengalaman Menjadi Tim Sukses Caleg Gagal …

Harja Saputra | | 24 April 2014 | 08:24

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

Virus ‘Vote for The Worst’ Akankah …

Benny Rhamdani | | 24 April 2014 | 09:18

Nonton Pengumpulan Susu Sapi di Kampung …

Merza Gamal | | 24 April 2014 | 08:30

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 4 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 5 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 5 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 9 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: