
Dibaca: 85
Komentar: 0
1 dari 1 Kompasianer menilai inspiratif
KEDIRI- Semanding. Siapa sih yang tidak tau manusia hidup membutuhkan sandang, pangan, dan papan. Banyak nenek-nenek yang unik. Rata-rata mereka bekerja sebagai pedagang, entah sejak kapan mereka memulai kariernya ini. yang menarik adalah di usia mereka yang demikian tua, mereka masih saja berkecimpung di pasar setiap hari untuk berdagang. Hanya bermodal sendal mereka menempuh perjalanan ke sana. Lantas mengapa mereka tetap melakukan hal itu, sedang anak-anak dan cucu mereka telah mampu mencukupi semua kebutuhannya? Ternyata ketika ditanya alasannya, mereka berdalih :” Saya tidak enak jika dirumah saja, selain untuk olah raga, berdagang dan bekerja adalah menyenangkan dan menarik untuk selalu dilakukan,” mungkin karna kerja keras sudah terbiasa dilakukan ketika anak-anaknya masih kecil. Dan rata-rata suami mereka telah lebih dulu meninggal, sehingga beban hidup haruslah di tanggung sendiri.
Mbok Gemi, pagi ini aku melihat dia tengah berjalan tertatih-tatih didepan pasar. Melangkah dengan kaki setengah diseret, mengenakan kerudung yang menutupi semua bagian mulutnya, topi jerami ia kenakan menjorok ke depan sehingga menutupi keningnya. Sebulan yang lalu beliau menjalani operasi di Surabaya karena daging tumbuh di gusinya. Akhirnya beliau bersedia setelah sebelumnya menolak di operasi. Ya, begitulah Orang Tua tidak berani meminta sesuatu pada anak-anaknya, namun selalu memberi. terutama Ibu.
Akupun tertegun bila menyaksikan pemandangan seperti itu. selama ini aku sehat-sehat saja namun banyak bermalas-malasan, nonton TV, Facebookan dll. Begitu banyak hal yang seharusnya aku kerjakan aku harus bertekad untuk ‘melawan kemalasan‘.
gambar amatir