Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Aang Suherman

Petani-TKI-Jalan-jalan- Ekspresi apa adanya,semoga bermanfaat.

Nama Profil Unik di Dinding Facebook

OPINI | 29 January 2012 | 14:50 Dibaca: 4548   Komentar: 50   5

Sebagai keluaran tahun 70 -an saya baru mengenal internet dan masuk Facebook di usia sudah hampir menginjak 40 tahun,dan tentu saja di saat saya ABG belum ada Jejaring sosial Facebook dan semacamnya.

Empat tahun yang lalu meskipun di awal masuknya saya sempat diolok-olok sama anak-anak,katanya,Bapak ganjen amat sih,udah tua kok masuk main Facebook-an..hehe (maklum anak saya masih SD,dia tahunya Facebook itu gaya anak muda saja).

Waktu muda dulu saya biasa “berjejaring sosial” suka maen interkom atau rojer-rojeran di pesawat FM rakitan atau di AM rakitan tetanggaku yang komponennya di tempel di triplek biasa bukan di PCB,disambung-sambung dengan kawat penyambung antar komponen haha..lucu dan salut saya,padahal bengkel elektronik tetangga saya itu tidak sekolah elektro SMK misalnya,mereka belajar otodidak saja.Tapi bisa merakit pemancar.Aneh sekali waktu itu.

Antenanya kalau di AM/MW pakai bentangan kawat dari satu pohon kelapa ke pohon lainnya di pinggir rumah saya,wah lucu deh kalau ingat itu.Yang beberapa tahun kemudian saya kebeli HT dan sering mojok di sana qiqiqi.dan suka ngintip frekwensi Polisi.dari situlah saya kenal istilah ” Roger dimonitor ,anam lapan pak..anam lapan pak ,ganti..!”.

Empat tahun yang lalu kenalah saya dengan Facebook,juga jejaring lainnya karena lebih ngetrend Facebook saya aktif “ngerojer” di Facebook aja,meskipun Kompas.com dan Kompasiana.com ¬†saya selalu buka ,tetapi belum masuk anggotanya.

Tentang ber-connecting dan sharing di udara (istilah frekwensi) waktu itu,nama asli kadang jarang digunakan,hampir semua teman breaker saya di interkom maupun di frekwensi selalu memakai nama samaran.

Nama-nama itu muncul unik-unik dan masing-masing mempunyai arti tersendiri.Seperti Kuncen Gunung Gede,Udin 45,Bogor 42,Bajing Luncat,kalau yang perempuan Mojang Bandung,mojang Sukabumi,Mawar berduri,Widuri,Demplon dll,ah banyak deh yang unik dan kadang lucu-lucu.

Di Dinding Facebook saya muncul banyak teman-teman yang namanya juga pasti samaran,nama udara atau nama dumay (dunia maya).

Misalnya saja :

Tia Lagimenunggucinta Sejatidaricidia,Nadia ygclalukaucakiti,Diyah wanitaclalucabar,Rismhaya Claluchyankkamoeaza,Inginselaluforeverlove,Dian Bahenol,Youulhee Dhelimoeth Imoeth,Usubungsubontotseotaliasurangxxxthea,Aniez chayankkelaurga,Nithachayankpapah,Neneng jebred,Neneng Garut,Putri Soloyang celalu sabhar,GadiezMakassartaksukadimadu,Astrajinggangacaprak.

Icha maniez,Mayangforeverloveedane,Oneng Kirain,Ojos Aza,Dadangaza, Novie Risau yangselalumenderita.Novie chayank,Farida manjaselaloe,Sintha chayangforever,Ny Randabengsratbengsrat,Lukalukaduakali,Imasselalu Chanyank dan lain-lain.

Saya tertarik yah lucu aja bacanya,terus kalau komentar ya bingung juga manggil apa,terlalu kepanjangan,karena di dinding saya kebanyakan komunitas TKI,termasuk rekan PRT yang akunnya dibuatkan sama teman TKI laki-laki,mereka nanti buka di HP Smartnya sesudah akunnya siap pakai.

Nama-nama aneh itu banyak yang dibuat  fiktif saja oleh rekan TKI laki-laki termasuk data profil fiktif,ya maksudnya juga bagi mereka hanya untuk hiburan saja selain buat silaturahmi dan sebagian selingkuh..wkwkwk.

Di Kompasiana saya juga mengenal nama teman yang unik,misalnya Tante Paku,saya sempat beberapa kali salah menyebut panggilan jenis kelaminnya,sempat membuat komentar :iya bu saya sepakat,padahal Tante Paku seorang guanteng atau pria hehe..

Yang lainnya banyak termasuk teh Mimin Mumet,selain kelakar komentarnya yang segar dan humoris juga nama Mumet-nya itu yang membuat saya ingat terus..

Rekan Mimin Mumet dan Pak Tante Paku..sorry aku absen nih hehe yang lain..ntar ya nyusul hehe..

Salam.

Aang Suherman_menulis jurusan yang ringan-ringan aja.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ajib! Motor Berbahan Bakar Air …

Gapey Sandy | | 22 September 2014 | 09:51

MTQI ke XV Menyatukan Dunia yang Terbelah …

Syaripudin Zuhri | | 22 September 2014 | 10:49

Baru Kali Ini, Asia Kembali Percaya …

Solehuddin Dori | | 22 September 2014 | 10:05

Salah Kaprah Tentang Tes Psikologi …

Muhammad Armand | | 22 September 2014 | 10:49

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

PKS antara Pede dan GR …

Ifani | 6 jam lalu

Sopir Taksi yang Intelek …

Djohan Suryana | 7 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 10 jam lalu

Gajah Berperang Melawan Gajah, …

Mike Reyssent | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Usia 30 Batas Terbaik Untuk Menjomblo? …

Ariyani Na | 7 jam lalu

Sepenggal Cerita dari Takabonerate Islands …

Hakim Makassar | 7 jam lalu

Demokrat Dukung Pilkadasung, PKS Kebakaran …

Revaputra Sugito | 7 jam lalu

4,6 Juta Balita Gizi Buruk-Kurang di …

Didik Budijanto | 7 jam lalu

‘Belgian Waffles’, Menggoyang …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: