
Dibaca: 116
Komentar: 30
2 dari 2 Kompasianer menilai inspiratif

Ibu……..
Anak gadismu kini telah di berkati Tuhan menjadi seorang ibu, kenapa di bilang berkat ,karena tidak semua wanita diberi kesempatan mengalaminya, mengandung… melahirkan dan membesarkan seorang anak sungguh sebuah anugerah yang tak ternilai.
Aku adalah belahanmu karena sebagian dariku adalah pemberianmu, ketika kutatap wajahku di cermin, ketika aku tersenyum bahkan ketika aku menangis sangat mirip denganmu
Kini ku tau betapa sulit jalan yang telah kau lalui, sejak aku lahir ke dunia sehingga kini dewasa tak pernah sedetikpun luput dari perhatianmu tak terhalang oleh jarak dan waktu, dalam setiap doa doamu namaku selalu disebut.
Di dunia ini hanya dirimu yang sangat tau dengan tepat kapan aku bersedih , kapan aku bahagia, karena aku hidup dalam detak nadimu, kau tersenyum dan sujud syukur dalam setiap keberhasilanku, kaulah yang pertama menitikan air mata di setiap kegagalan dan kekecewaan yang menimpaku
Ahhh ibu.. jika aku mencintai dan menyanyangimu… itu berarti aku mencintai dan menyayangi diriku, jika aku berani menyakiti hatimu ,sama saja aku menyakiti diriku sendiri…. Karena aku darah dagingmu, sampai kapanpun tak pernah terpisahkan,bahkan Tuhan menjaminkan ketika saatnya tiba kita harus berpisah di dunia doa doaku akan di dengar, dan doa dan restumu adalah restu Tuhan.
Ibu..
Tak ada kata yang bisa melukiskan betapa berharganya sosokmu buatku……
Hari ini aku ingin melihat senyum terindahmu, senyum yang menandakan kau bahagia dan bangga memilikiku… bukan hanya untuk hari ini….. bukan hanya karena kebetulan ada Hari Ibu… tersenyumlah selalu untuku :)
salam sayang dariku
*** Anakmu***
