
Dibaca: 159
Komentar: 104
4 dari 4 Kompasianer menilai aktual
Tulisan ini udah lama kesimpan di harddisk, nunggu giliran estafet nggak dapet-dapet, ya udahlah publish aja sekarang, ada yang protes!!! Tanggal 11 Februari 2011, awal saya gabung di Kompasiana. Clingak clinguk nggak ada yang kenal, nggak tau mesti mau ngapain. Satu bulan disini terasa seperti makan roti tawar, tidak ada selai dan coklat, sekedar roti tawar yang hanya ditelan dengan air putih tidak bisa memberikan beraneka rasa hanya sekedar untuk mengganjal rasa lapar. Sekedar menulis dan berharap ada orang yang mau memberikan apresiasi terhadap tulisan yang saya buat. Jujur aja, saya nggak terlalu berharap banyak mereka mau untuk mengunjungi tulisan saya yang tidak berkualitas ini. Dikunjungi ya syukur, enggak juga no problem….. lebay.com.
Itu dulu sebelum saya terikat kontrak seumur hidup dengan planet kenthir, cerita yang sangat mengharu biru ya? Kenapa mesti kenthir? Sebenarnya ada sih beberapa komunitas lain yang juga menawarkan persahabatan. Tapi karena kebetulan kenthir yang pertama dapet, ya udah, sayapun ikut mereka aja. Tapi sebenarnya bukan itu, kenthir menurut saya bebas tapi bukan vulgar masih dalam batas dan koridor yang masih relevan. Kalau boleh saya pinjem istilah Herry FK, kenthir tidak mengenal tatanan dan hierarki komunitas. Apa yang ada di pikiran kita tuangkan aja tanpa peduli mendapat apresiasi apalagi komisi dari orang lain Karena nanti kalo semakin banyak parameter, malah semakin capek mikirnya, bisa-bisa malah nggak nulis-nulis.
Pencetus awal soal kenthir di Kompasiana ini adalah Kopral Kenthir Engkong Ragile. Menurut saya dan mungkin semua teman-teman yang ada di Planet Kenthir adalah sama, Kenthir lebih banyak untuk menekankan kegilaan daripada kengawuran. Kenapa kita mau dibilang kenthir?? Hemmm, jawabannya sangat sederhana karena hari-hari kita selalu penuh tawa, ditertawakan, mentertawakan, dan membuat ketawa, kadang ada sebagian yang ketawa sendirian……….. hahahahahahaha bukankah itu edan?? Kalau edan dan gendheng yang artinya juga gila, masih bisa diasosiasikan dengan kenekatan atau keberanian, tapi kenthir enggak. Kenthir merupakan perilaku antisosial, atau setidaknya menabrak pakem atau aturan umum yang berlaku. Tapi benarkah kita ini sepenuhnya sehat, “sane” atau waras?
Oya.. saya akan flashback (apa sih Inggrisnya kembali ke masa lalu?) balik ke cerita dari awal kenapa saya bisa terjerumus ke dalam jurang kenikmatan lendir di Planet Kenthir. Berawal dari artikel Youly Chang yang judulnya Profesi Baru, coba lihat gambar yang ada di samping, sebenernya saya orang baik-baik yang sangat lugu dan cool karena pengaruh virus si muka merah yang sangat jahat… hahahahaha saya akhirnya gabung juga di Planet Kenthir, tanpa paksaaan dengan sukarela dan mau diperkosa. Bergabung di Planet Kenthir saya menemukan suasana baru, temen baru dan tentunya wadah baru untuk semakin mengasah lendir. Di Planet Kenthir menawarkan gelak tawa dan canda, intinya humor deh pokoknya. Sebenernya menulis humor bukan hal yang mudah, memerlukan usaha dan latihan yang terus-menerus, sehingga pikiran penulis akan terkonsep dengan hal-hal yang lucu dan peka terhadap hal-hal yang bersifat lucu di lingkungan sekelilingnya.
Temen pertama di Planet Kenthir waktu itu Bung Opik kalo malem namanya Opilla tarifnya 200 ribu udah biasa jadi langganan Pak RT, biasa mangkal di perempatan kalo berminat bisa hubungi nomer ini 012345678910… hahahahahaha, orangnya lucu tapi kadang bisa romanthir habis. Udah hampir 6 bulan ini saya gabung dengan Planet Kenthir semakin banyak temen tentunya, mulai dari pria, wanita dan waria serta ada juga yang sampe sekarang masih belum jelas jenis kelaminnya.
Semakin banyak orang kenthir yang saya kenal, ada satu yang paling bengal, selalu diobral karena nggak laku mahal. Orangnya sok serius tapi gak pernah punya fulus dan banyak akal bulus, apalagi kalo merayu wanita dia banyak jurus namanya Andreneda Andrade atau biasa disebut AA nama malem Ana tarif gratis dan suka sekali sama semak-semak. Paling suka ke hutan dan kelonan sama bekantan, orangnya memang agak sedikit tampan tapi sayangnya suka nyolong rambutan…. hahahahahaha.
Selain dia masih banyak orang kenthir yang kadang menjurus ke gila, sebut saja Spiderte Amaludin bau gendut yang suka menolong janda, tapi sayang hanya janda tua. Jarang pake celana dan yang pasti paling suka sama kambing muda betina. Ada juga Herry FK salah satu kethirer yang paling kontroversial karena tulisannya yang banyak mengandung pesan moral. Paling suka anal dan oral apalagi kalo ketemu sama om Abal, jarang kena sial karena dia sering pake kondom spiral dan yang pasti dia sangat suka beramal dan banyak akal. Ada lagi Wepe nama malem Winche, pangeran kenthir generasi tiga orangnya berbulu dan berpanu agak sedikit bau tapi banyak ilmu dan lucu. Andee Meredian Lumba dulu namanya Andee and the lumutz, kalo lagi ngelamun dia pasti mencari botol sama sabun juga merupakan tokoh penting jajaran direksi planet kenthir. Punya tokoh imajinasi Dusmin dan kambing, jangan sekali-kali merebut kambing dari pelukan Andee, atau anda akan dilempar tembelek. Panuan adalah ciri khas Andee Lumba, sampai sekarang masih mencari cinta padahal sudah diobral kemana-mana, tapi belum ada yang mau juga…. hahahahahahahaha. Untuk kenthir cewek ada Hawa atau Dhona seorang PSK (Penjaga Stand Kenthir) yang berwibawa, jarang pake Beha selalu membuat orang tertawa. Dia pernah minggat ke Jakarta hanya karena diiming-imingi pulsa oleh RT Amaludin dan akan dijadikan bini muda…. hahahahahaha
Masih banyak lagi tokoh planet kenthir yang lucu dan tentunya sangat saya hormati, engkong Ragile mungkin yang tak kan tergantikan. Tanpa engkong mana mungkin planet kenthir ada, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada engkong yang sudah menerima saya sebagai bagian civitas akademika di planet kenthir, tak lupa juga saya ucapkan selamat menempuh hidup baru semoga selalu bahagia. Kepada Om Abal, pak Bain dan semua kenthir generasi satu terima kasih bimbingannya. Om Hamzet, Mak Nunik, Om Kondo Langit, mbak Aryaningtyas, Mbak Indri P, dan generasi kedua semuanya juga yang saya hormati tanpa kalian kenthir juga nggak akan rame. Teman-teman di generasi tiga Wepe, Gebe, Youly Chang, mas Mus, Bung Opik, Empuss Miauww dan lainnya terima kasih juga atas dukungan kalian semua. Tak lupa juga kenthir generasi berikutnya, satu pesan saja maju terus, kenthirlah dari hati semua tentang perasaan bukan paksaan apalagi ikut-ikutan. Kenthir adalah pilihan jangan banyak pertimbangan atau kalian akan jadi bimbang di jalan. Nggak ada kenthir senior, ataupun pemula, menurut saya sama aja kenthir tetaplah kenthir, buat saya yang penting persahabatan saling bahu membahu mengisi sempak dan kolor penuh dengan lendir. (koq kayak kata pengantar skripsi ya…??)
Udah itu dulu aja ntar kepanjangan, intinya kenthir is my way, saya sudah memutuskan dan tidak ragu untuk menjadi kenthir, bahkan dukun beranak yang membantu proses kelahiran saya dulu meramalkan kalau udah besar saya pasti jadi kenthir. Menjadi kenthir bukan paksaan apalagi ikut-ikutan. Siapapun yang menghalangi kenthir saya akan maju paling depan, tapi kalo ada apa-apa saya yang lari duluan…. hahahahaha. Harapan saya, semoga dengan kenthir ini kita bisa menjalin silaturahmi dan mempererat pertemanan di dunia maya. Bila memungkinkan, kita bisa bertemu dan bertatap muka secara langsung. Salam hormat saya buat temen-temen kenthir semua. Lop you all.
Untuk Sanchai dan Alia, saya berikan tongkat estafet ini kepada kalian itupun juga kalo mau dan ada waktu, jangan dijadikan beban ataupun pekerjaan rumah yang merupakan suatu keharusan. Terserah kapan nggak ada batasan waktu, boleh kolaborasi atau nulis sendirian. Berikan tanggapan tentang kenthir, kalo masih bingung tanya langsung ke admin gemblung tembelek Andee Lumba. Sebagai kenthir generasi baru kalian saya anggap salah satu yang paling gila karena nggak suka pake celana dan beha… hahahahahaha
Crott dulu ahh…. legaaaa

Sumber gambar : google