Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Yuli Salatiga

Seorang perempuan yang masih mencari apa arti sebuah kebahagiaan yg hakiki...

Bank Mega yang AMBURADUL atau Jasa Kurirnya yang BOBROK???

OPINI | 17 July 2011 | 16:02 Dibaca: 8579   Komentar: 20   2

Saya pemegang Kartu Kredit Bank Mega Visa Classic sudah bertahun-tahun. Bukannya pelayanan yg semakin baik tapi malah semakin amburadul. Mungkin kalau kesalahan sekali atau dua kali bagi saya masih saya anggap wajar, tapi kali ini sudah sangat keterlaluan. Berikut keamburadulan dari Kartu Kredit Bank Mega:

1. Tagihan yang sering terlambat sampai rumah

Jatuh tempo pembayaran Kartu Kredit Bank Mega Visa saya setiap tanggal 30, seharusnya tagihan sudah harus saya terima minimal 2 (dua) hari dari tanggal jatuh tempo, tapi hampir setiap bulan sampai tanggal 30 tagihan belum saya terima (sedangkan tagihan kartu kredit saya dari Bank lain selalu lancar sampai ke rumah saya). Karena saya takut kena denda maka hampir setiap bulan pula saya telp ke Mega Call untuk mengetahui jumlah tagihan. Dan setelah mengetahui jumlah tagihan tersebut saya akhirnya melakukan pembayaran meski lembar tagihan belum saya terima. Yang saya heran, kenapa lembar tagihan masih saja terlambat padahal setiap bulan saya sudah melaporkan hal tersebut ke Mega Call? Sampai suatu saat (untuk tagihan jatuh tempo tanggal 30 Juni 2011) saya tidak berkeinginan untuk menelphone meski sudah tanggal 30 Juni 2011 karena saya sudah jenuh setiap bulan harus menanyakan lembar tagihan. Pertimbangan saya saat itu juga karena Kartu Kredit belum saya terima (masalah kartu yg belum saya terima inilah yg membuat kekesalan saya memuncak, dan akan saya jelaskan di point berikutnya). Akhirnya lembar tagihan datang juga hari Minggu, 3 Juli 2011. Datang 2 (dua) lembar tagihan, satu untuk Kartu Kredit Bank Mega Visa, satu untuk Kartu Kredit Carrefour. Jelas sudah sangat terlambat, dan lagi2 saya harus telp ke Mega Call menjelaskan keterlambatan kedatangan lembar tagihan karena saya tidak mau untuk tagihan berikutnya saya dikenakan denda keterlambatan karena baru bayar tanggal 3 Juli 2011. Saya terima tagihan tanggal 3 Juli 2011 jam 17.30 sore. Kemudian saya melakukan pembayaran jam 19.00 malam saat itu juga (saya nggak tau nih tagihan bulan ini dikenai denda apa nggak, kita tunggu saja lembar tagihan berikutnya datang). Saat saya membuka lembar tagihan Carrefour, saya terhenyak karena saya dikenakan denda keterlambatan dan bunga keterlambatan + sebesar 162 ribu. Saya complain ke Mega Call kenapa saya dikenakan denda sedangkan sesuai lembar tagihan saya sebelumnya dari Kartu Carrefour BCA bahwa jatuh tempo tanggal 7 Juni 2011 dan saya membayar tanggal 7 Juni 2011. Itu artinya saya tidak terlambat melakukan pembayaran (Kerjasama Carrefour dengan BCA berakhir sampai tanggal 31 Mei 2011 dan diganti dengan Bank Mega). CSnya bilang kalau Bank Mega jatuh tempo setiap tanggal 5. Oke saya akan mengikuti jatuh tempo tanggal 5 untuk tagihan yang diberikan oleh Bank Mega, tetapi untuk tagihan yang diberikan oleh BCA saya harus mengikuti peraturan yg diberlakukan BCA. Dan lembar tagihan Carrefour yang dikeluarkan oleh Bank Mega jatuh tempo tanggal 5 mulai pembayaran untuk jatuh tempo tanggal 5 Juli 2011. Itu artinya pada saat saya membayar tanggal 7 Juni 2011 telah sesuai dengan lembar tagihan yg saya terima dari BCA. Kembali CSnya menjelaskan bahwa karena ada peralihan dari BCA ke Bank Mega maka ada keterlambatan dari BCA ke Bank Mega. Tapi saya menggarisbawahi perkataan CSnya bahwa ini bukan kesalahan konsumen tapi karena keterlambatan dari BCA ke Bank Mega. Itu artinya saya berada dipihak yang benar dan tidak seharusnya dikenakan denda. Akhirnya CSnya bilang akan dibuatkan laporan (lagi2 mari kita tunggu di tagihan berikutnya, apakah saya tetap dikenakan denda atau tidak). Perlu diketahui saya concern banget terhadap pembayaran Kartu2 Kredit saya karena saya tidak mau sekalipun melakukan keterlambatan dalam melakukan pembayaran Kartu Kredit karena saya tau denda dan bunga akibat keterlambatan pembayaran Kartu Kredit itu sangat tinggi.

2. Pengiriman Kartu Kredit Yang Berbelit-belit

Sekitar akhir bulan April atau awal Mei 2011 (saya lupa) saat pulang kerja saya mendapati dirumah saya ada amplop dari Bank Mega dan saat saya buka adalah Kartu Gold dari Bank Mega. Saya tanya ke suami siapa yg nerima kartu ini? Jawaban suami membuat saya melongo. Kartu ini dianter oleh keponakan saya (anaknya kakak saya). Menurut keponakan saya kartu datang ke rumah kakak saya dan diterima oleh pembantu kakak saya. Saya bingung. Kok bisa saya dikasih kartu gold? Kok bisa kartu dikirim ke rumah kakak saya? Kok bisa kartu diterima pembantu kakak saya? Sedangkan saya tidak pernah dikonfirmasi kalau saya akan mendapat kartu gold. Kenapa mereka tau alamat kakak saya? Saya berpikir, ooo…dulu saat saya buat kartu saya masih gadis dan ikut dengan kakak saya. Mungkin mereka melihat data awal saya. Tetapi yg membuat kening saya berkerut kenapa tidak ada konfirmasi apapun ke saya? Mungkin mereka ke rumah saya kosong, terus ke rumah kakak saya..sedangkan kakak saya juga bekerja dan akhirnya diterimalah oleh pembantu kakak saya. Suatu kecerobohan menurut saya. Karena saya merasa tidak pernah meminta Kartu Gold, dan setelah saya buka dan baca saya tidak tertarik untuk memiliki kartu gold tersebut, maka kartu tersebut saya biarkan saja tergeletak dikamar. Pertimbangan saya karena tidak terlalu menguntungkan sedangkan saya sudah punya kartu gold dari Bank lain dan lebih menguntungkan.

Setelah saya menerima Kartu Gold tersebut saya berkali-kali mendapat telp dari Bank Mega untuk mengaktifkan kartu tersebut. Saya bilang saya tidak mau mengaktifkan kartu itu tapi tetap saja saya masih mendapat telpon dari Bank Mega. Sampai akhirnya saya bilang kartunya keselip entah kemana dan saya jelaskan lagi saya tidak mau memakai kartu gold.

Sampai suatu hari, tanggal 14 Mei 2011 saya berniat untuk membeli Laptop dan sebelum berangkat saya telp ke Mega Call untuk menanyakan limit kartu saya, karena saya bilang ke mereka saya akan memakai Kartu Bank Mega untuk belanja hari ini dan mereka menjelaskan panjang lebar dan mengatakan bisa untuk melakukan transaksi belanja yang saya maksud. Singkat cerita, setelah memilih Laptop dan sudah diinstall oleh tokonya dan pada saat akan melakukan pembayaran ternyata Kartu Kredit Bank Mega tidak bisa digunakan, terteranya Decline. Saya kaget, saya bilang ke tokonya kalau dananya cukup karena tadi pagi saya sudah menelphone ke mereka. Setelah dicoba berkali2 dan tetep tidak bisa, akhirnya saya telp ke Mega Call. Jawaban CSnya sungguh mengagetkan. Kartu Visa saya sudah tidak bisa digunakan karena sudah diganti oleh Kartu Gold. Whattt??? Bukankah saya tidak pernah meminta untuk ganti Kartu Gold? Bukankah saya sudah konfirmasi kalau saya tidak mau Kartu Gold? Bukankah tadi pagi saya sudah telp kalau saya mau memakai Kartu Visa saya buat belanja dan mereka menjelaskan bahwa bisa dipakai untuk belanja? Tak terkira marah saya disitu. CSnya menjelaskan kalau saya tidak mau Kartu Gold maka saya harus melakukan Downgrade dari Kartu Gold ke Kartu Visa. Saya bilang, ya sudah lakukan saja proses downgradenya. Akhirnya saya bayar laptop pake kartu kredit saya dari Bank lain. Kalau saya hanya mengandalkan dari Kartu Kredit Bank Mega, mau ditaruh dimana muka saya? Jelas saya merasa dipermalukan oleh Bank Mega.

3. Penggantian Kartu Carrefour BCA menjadi Kartu Carrefour Bank Mega

Pertengahan bulan Mei 2011, saya mendapat surat dari Carrefour bahwa kerjasama dengan BCA sudah berakhir dan diganti dengan Bank Mega. Jujur saat saya baca surat itu yang ada di benak saya adalah “Kenapa Carrefour harus kerjasama dengan Bank Mega? Apakah tidak ada Bank lain yg lebih baik?” Saya merasa khawatir mengingat pelayanan Bank Mega yang saya terima akhir2 ini dan saya merasa comfort dengan Kartu Carrefour BCA yang selama ini sudah berjalan. Dan ternyata kekhawatiran saya terbukti. Carrefour BCA terakhir bisa dipakai tanggal 27 Mei 2011 dan selanjutnya diganti dengan Kartu Carrefour Bank Mega. Dan sampai saat ini Kartu Carrefour Bank Mega belum sampai ke tangan saya dan bahkan kartu Bank Mega Visa saya yang notabene saya melapor pertanggal 14 Mei 2011 sampai detik inipun belum sampai ketangan saya.

Saat saya telp ke Mega Call, mereka bilang kartu sudah diantar ke rumah tapi rumah dalam keadaan kosong maka kartu diretur kembali. Saya bilang bisa tidak diantar hari Sabtu dan Minggu karena hari Senin sampai Jum’at saya bekerja. Mereka bilang tidak bisa karena pengantaran hanya hari Senin sampai Jum’at. Masa sih sekelas Bank Mega kurir bekerja hanya hari Senin sampai Jum’at, sedangkan sekelas BCA saja mereka mau mengatar hari Sabtu? Tapi ya sudah, mungkin peraturan mereka seperti itu. Akhirnya saya kasih alamat kantor dan saya minta untuk di antar ke kantor. Tapi kemudian kening saya kembali berkerut saat lembar tagihan saya (saya jelaskan di point 1 diatas) datang hari Minggu, 3 Juli 2011. Berarti yang diomongin CS Mega Call omong kosong dong? Buktinya kurir ngantar tagihan hari Minggu? Oh ya,saya lupa menjelaskan kalau selama ini dari Bulan Mei 2011 sampai sekarang lembar tagihan selalu datang tapi Kartu belum saya terima. Hahahahhahahahaha…….

Kembali ke menunggu datangnya Kartu Kredit Visa dan Carrefour. Seminggu ditunggu gak datang, akhirnya minggu berikutnya saya telp lg ke Mega Call. Saya jelaskan lagi bahwa kedua kartu saya belum ada yg terantar. Mereka kembali menjelaskan bahwa kartu diretur karena rumah saya kosong. Lagi2 saya harus menjelaskan kalau dirumah bisanya hari Sabtu dan Minggu dan saya sudah memberikan alamat kantor dan tolong kedua kartu saya segera dikirim ke alamat kantor. CSnya bilang, untuk Kartu Visa dikirimkan ke alamat rumah saja dan dikondisikan dikirim hari Sabtu, sedangkan untuk Carrefour dikirim ke alamat kantor. Saya bertanya kenapa tidak semuanya saja dikirim ke kantor? Lha kok CSnya bilang akan dikondisikan dikirim hari sabtu? Katanya Kurir Sabtu Minggu juga libur? Ya sudahlah, gimana baiknya saja, yang penting kartu cepat sampai ke tangan saya. Seminggu ditunggu gak datang juga. Kembali saya telp ke Mega Call. Kali ini saya hanya menanyakan Kartu Carrefour karena saya memang membutuhkan kartu itu buat belanja di Carrefour. Persetan dengan Kartu Bank Mega Visa. Mau dikirim syukur gak juga nggak apa2. Sudah tidak ada hasrat untuk memakai Bank Mega Visa. Jawaban mereka lagi2 membuat saya terperangah dan tertawa..entah tertawa marah atau gimana saya sendiri sudah speechless. Katanya tanggal 7 Juli 2011 Kartu sudah dikirim ke kantor tapi diretur kembali karena kantor sepi tidak ada aktifitas dan tidak ada plang perusahaannya. Ya jelas sepi karena dari pagi sampai sore semua operasional jalan, tapi di dalam ya ada staffnya. Plang belum terpasang karena kami memang baru pindah kantor. Berarti kurir tidak berusaha masuk ke dalam dan hanya melihat dari luar. Kenapa juga tidak menelphone saya? Padahal data saya ada nomer hp dan nomer kantor saya. Selama ini dari Bank lain juga tidak bermasalah dan saat mereka mau mengantar Kartu atau apapun yang tidak bisa diwakilkan mereka pasti akan menelphone saya. Tapi kenapa Bank ini tidak? Bahkan kurir sudah sampai ke kantor saya lho. Huufftt….saya hanya bisa mengelus dada. Dan yang saya bingung kenapa saat mereka mengirimkan kartu gold bisa semudah itu nyampai kerumah saya sedangkan saya tidak pernah meminta untuk dikirim?

Akhirnya hari Kamis, 14 Juli 2011 pagi hari kembali saya telp ke Mega Call. Mereka bilang untuk menelphone lg satu jam kemudian karena data tidak bisa diliat karena sedang dimaintenance. Dari siang sampai jam 7 malam saya berusaha telp ke Mega Call tapi selalu sibuk. Saya berharap Kartu Carrefour bisa segera dikirim karena mau saya pakai buat belanja hari Sabtu atau Minggu. Karena sampai malam saya tidak berhasil telp, maka keesokan harinya saya kembali telp dan lagi2 sibuk tidak bisa ditelp. Sampai akhirnya jam 12 siang belum berhasil juga, akhirnya saya memutuskan telp ke Carrefour untuk pengaduan dan Informasi. Saya rasa Carrefour perlu tau juga kondisi apa yang saya alami karena pada akhirnya kami beralih belanja ke kompetitornya Carrefour yaitu Giant. Dan saya tidak tau sampai kapan Kartu Kredit dari Bank Mega bisa sampai ke tangan saya…..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tim Indonesia Meraih Emas dalam Taste of …

Ony Jamhari | | 20 September 2014 | 13:35

Pendaftar PNS 1,46 juta, Indonesia Minim …

Muhammad | | 20 September 2014 | 12:59

Dari Melipat Kertas Bekas Bergerilya Berbagi …

Singgih Swasono | | 20 September 2014 | 17:28

Di Pantai Ini Tentara Kubilai Khan Mendarat! …

Mawan Sidarta | | 20 September 2014 | 13:30

Beli Bahan Bakar Berhadiah Jalan-jalan ke …

Advertorial | | 20 September 2014 | 07:12


TRENDING ARTICLES

Ini Tanggapan Pelatih Valencia B tentang …

Djarwopapua | 12 jam lalu

Kalau Tidak Mau Dirujuk, BPJS-nya Besok …

Posma Siahaan | 16 jam lalu

Jokowi Pernah Disumbang Tahir, Kenapa TNI …

Aqila Muhammad | 18 jam lalu

Heboh!Foto Bugil Siswi SMP Di Jakarta …

Adi Supriadi | 20 jam lalu

Kisah Perkawinan Malaikat dan Syaiton …

Sri Mulyono | 21 jam lalu


HIGHLIGHT

Rebranding Sepak Bola di India …

Handy Fernandy | 12 jam lalu

Kesetrum, Antara Reflek dan Tuhan …

Bang Pilot | 13 jam lalu

Judika Bangga Membagikan Budaya di Rising …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

i-Road, “Bajaj” Masa Depan ! …

Angga Saputra | 13 jam lalu

Kompasiana - Yamaha Nangkring Heboh …

Rahmat Hadi | 14 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: