Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Herumawan P A

Asli wong Yogya. Pernah menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Menyukai olahraga sepakbola, sedang belajar menjadi selengkapnya

Pasti Ditanya Satpam

REP | 01 July 2011 | 22:53 Dibaca: 393   Komentar: 0   0

Beberapa tahun lalu, adik saya dan teman pergi ke redaksi Kompas di daerah Suroto, Kotabaru. Katika hendak masuk ke dalam kantor, seorang Satpam menanyai adik saya dan temannya, “Ada perlu apa ya?”. Adik saya hanya menjawab, “Mau beli Kompas untuk tugas kuliah”. Satpam lantas mempersilakan adik saya dan teman untuk masuk.

Begitu juga ketika saya berkunjung ke redaksi Tribun Jogja (Kompas-Gramedia) untuk menanyakan apakah rubrik Citizen Journalism ada honornya atau tidak. Saya juga sempat ditanya Satpam yang bertugas disana. Saya pun menjawab apa adanya dan Satpam lantas mempersilakan untuk masuk.

Kejadian diatas bukan hanya terjadi di Kompas saja tapi juga di instansi pemerintah, hotel atau perumahan, kita pasti ditanya satpam. Karena tugas Satpam, selain menjaga keamanan gedung yang memperkerjakannya juga kadang-kadang menanyai orang yang hendak masuk. Tak usah heran, memang tugas satpam seperti itu. Beda dengan Hansip yang tugasnya hanya pada saat ronda malam atau sering dilibatkan dalam kegiatan warga seperti pernikahan.

Satpam dan Hansip adalah dua ujung tombak keamanan di lingkungan paling bawah yakni RT/RW. Tapi sadarkah kita, keduanya jarang mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Padahal tanpa bantuan dari keduanya, Polisi akan kewalahan mengawwasi keamanan lingkungan. Ya, Satpam dan Hansip memang mempunyai peran vital dalam keamanan lingkungan.

Tapi tahukah kita, kapan hari lahir Satpam dan Hansip? Kalau Polisi kan sudah jelas tanggal lahirnya 1 juli. Barangkali ada yang tahu?

Salam Kompasiana.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Basuri Tjahaja Purnama: 20 tahun Mendatang …

Olive Bendon | | 01 October 2014 | 06:58

Penumpang KA Minim Empati …

Agung Han | | 01 October 2014 | 04:25

Cerita Dibalik Sekeping Emas Cabang Wushu …

Choirul Huda | | 01 October 2014 | 02:11

Menulis Cerpen Itu Gampang, Mencari Peminat …

Sugiyanto Hadi | | 01 October 2014 | 03:16

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 3 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 5 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 6 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 6 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Indonesia Tanpa Pancasila …

Fadjar Hadi | 7 jam lalu

16 Milyar Rupiah Hanya untuk Sumpah Janji …

Muhammad Nur,se | 7 jam lalu

[DAFTAR ONLINE] Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | 7 jam lalu

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | 7 jam lalu

Anggota DPR RI dan Gadget …

Topik Irawan | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: