Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Herumawan P A

Asli wong Yogya. Pernah menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Menyukai olahraga sepakbola, sedang belajar menjadi selengkapnya

Pasti Ditanya Satpam

REP | 01 July 2011 | 22:53 Dibaca: 406   Komentar: 0   0

Beberapa tahun lalu, adik saya dan teman pergi ke redaksi Kompas di daerah Suroto, Kotabaru. Katika hendak masuk ke dalam kantor, seorang Satpam menanyai adik saya dan temannya, “Ada perlu apa ya?”. Adik saya hanya menjawab, “Mau beli Kompas untuk tugas kuliah”. Satpam lantas mempersilakan adik saya dan teman untuk masuk.

Begitu juga ketika saya berkunjung ke redaksi Tribun Jogja (Kompas-Gramedia) untuk menanyakan apakah rubrik Citizen Journalism ada honornya atau tidak. Saya juga sempat ditanya Satpam yang bertugas disana. Saya pun menjawab apa adanya dan Satpam lantas mempersilakan untuk masuk.

Kejadian diatas bukan hanya terjadi di Kompas saja tapi juga di instansi pemerintah, hotel atau perumahan, kita pasti ditanya satpam. Karena tugas Satpam, selain menjaga keamanan gedung yang memperkerjakannya juga kadang-kadang menanyai orang yang hendak masuk. Tak usah heran, memang tugas satpam seperti itu. Beda dengan Hansip yang tugasnya hanya pada saat ronda malam atau sering dilibatkan dalam kegiatan warga seperti pernikahan.

Satpam dan Hansip adalah dua ujung tombak keamanan di lingkungan paling bawah yakni RT/RW. Tapi sadarkah kita, keduanya jarang mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Padahal tanpa bantuan dari keduanya, Polisi akan kewalahan mengawwasi keamanan lingkungan. Ya, Satpam dan Hansip memang mempunyai peran vital dalam keamanan lingkungan.

Tapi tahukah kita, kapan hari lahir Satpam dan Hansip? Kalau Polisi kan sudah jelas tanggal lahirnya 1 juli. Barangkali ada yang tahu?

Salam Kompasiana.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bersih-bersih Orang Bersih Ala Indonesia …

Den Bhaghoese | | 28 January 2015 | 12:47

Kartu Abraham di Tangan Jusuf Kalla …

Yusran Darmawan | | 28 January 2015 | 09:17

Esensi “Tongsis” …

Fandi Sido | | 28 January 2015 | 10:42

Surabaya dan Hutan Bambunya …

Ahmad Junaedi | | 28 January 2015 | 11:45

Para Artis Tidak Baca Kompasiana …

Arief Firhanusa | | 28 January 2015 | 10:43


TRENDING ARTICLES

Beda Cara Hendropriyono dan Megawati …

Irvan Af | 9 jam lalu

Prestasi Hebat Jokowi …

Teguh Sunaryo | 9 jam lalu

Suami yang Layak Ditaati Istri …

Cahyadi Takariawan | 10 jam lalu

Internal PDIP Pura-pura Saling Berantem …

Pebriano Bagindo | 10 jam lalu

Usulan Tim Independen pada Jokowi …

Elde | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: