Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Arimbi Bimoseno

Author: Karma Cepat Datangnya | LOVE FOR LIFE - Menulis dengan Bahasa Kalbu untuk Relaksasi selengkapnya

Laki-laki yang Romantis Suka Meromantisi Banyak Perempuan

OPINI | 28 June 2011 | 20:13 Dibaca: 593   Komentar: 67   4

Judul itu terkesan tendensius. Tidak semua laki-laki romantis berperilaku seperti itu. Kata “romantis” sendiri juga bisa memiliki makna berbeda bagi tiap orang.

Akan lebih baik judul di atas diganti dengan, “Biasanya (Terkadang) Laki-laki yang Romantis Suka Meromantisi Banyak Perempuan”.

Tidak ada tulisan yang betul-betul obyektif. Yang ada adalah obyektivitas dalam subyektivitas. Dan ini bukan masalah. Sebab tulisan memang mewakili sikap penulisnya. Yang perlu dicermati adalah sikap seperti apa yang dibangun penulis dalam tulisannya.

Romantis. Apakah identik dengan setangkai bunga mawar merah dan sekotak cokelat. Lalu menyatakan kata cinta sepanjang hari.

Apakah suami yang mencinta dalam diam itu serta-merta tidak romantis.

Apakah suami yang memilih tersenyum ketika istri mengeluhkan hal yang sama berulang kali itu serta-merta tidak romantis.

Penting membangun makna romantis yang tidak didekte industri pemaknaan.

Barangkali ada fase dalam perjalanan rumah tangga, tiba-tiba istri merindukan romantisme sekuntum bunga mawar dan sekotak cokelat.

Seseorang yang kutemui di tengah perjalanan berbisik padaku, “Laki-laki yang romantis biasanya suka meromantisi banyak perempuan.”

Hmmm

Biasanya. Hm. Tentu saja pandangan yang subyektif yang barangkali berdasarkan pengalaman pribadinya. Atau bisa jadi berlatar belakang pengamatannya di sekelilingnya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Topeng Politik Langsung Terbuka di Hari …

Hanny Setiawan | 8 jam lalu

Anggota DPR Ini Seperti Preman Pasar Saja …

Adjat R. Sudradjat | 10 jam lalu

SBY Ngambek Sama Yusril, Rahasia Terbongkar, …

Daniel H.t. | 12 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Rumahkayu | 13 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebuah Cinta yang Terlarang #14 ; Cuma …

Y.airy | 8 jam lalu

Ceu Popong Jadi Trending Topic Dunia …

Samandayu | 8 jam lalu

“Menjadi Indonesia” dengan Batik …

Hendra Wardhana | 9 jam lalu

Dzikir Seorang Perokok …

Ahmad Taufiq | 9 jam lalu

Superbike R-25, Solusi untuk Gerak Cepat …

Zulfikar Akbar | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: