Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

No Name

Mari kita semua berjuang melawan "pembodohan" dan "penindasan". Cukup tuangkan tulisan Anda ke Kompasiana berarti selengkapnya

Mimpi adalah Kunci

REP | 10 June 2011 | 18:37 Dibaca: 73   Komentar: 0   1

Ga’ terasa sekarang udah bulan Juni aja, dan sebentari lagi gue bakal memulai aktifitas baru di kelas baru dan suasana baru, dengan suasana hati yang baru pastinya.

Tapi, meskipun waktu terus berjalan hingga serasa ga’ tersa udah nyampe sejauh ini, gue tetap berharap gue bisa mewujudkan impian utama gue, yaitu mejadi sutradara sebuah film. Wah itu adalah impian selalu gue damba-dambakan.

Nah…dengan impian itu, sekarang gue harus bekerja lebih giat lagi, lebih keras dan lebih tekun. Gue sampai tringat dengan kata-kata kakak kelas gue yang sekarang udah kuliah di salah satu Universitas ternama di Indoneisa. Beliau mengatakan, “De’ kalau kita mau sukses kita harus tetap semangat dan tersenyum. Kalau kita gagal itu bukan berarti kita berhenti sampai di situ, tapi itu justru sebagai dorongan yang seharusnya bisa memotivasi kita untuk terus bangkit dan berjuang hingga kita berhasil sampai ke tujuan yang ingin kita capai.”

Waw….luar biasa itu Cuma salah satu contoh dari sekian banyak kata-kata yang sudah memotivasiku dan mendorongku hingga saat ini.

Gue berharap banyak kalau gue bisa tersu berjuang dan terus berusaha supaya segudang mimpi-mimpi gue bisa terwujud. Gue sudah banyak mendengar dan membaca kisah orang-orang yang besar dalam masyarakat, dan yang membuat mereka bisa berhasil yaitu karena mereka berani bermimpi.

Karena itulah gue berani bermimpi berharap gue bisa sukses dengan mimpi itu dan dengan terus berusaha dan berdoa tentunya.

Sekarang gue ga’ sabar bisa mewujudkan impianku itu, dan menjadi seorang sutradara yang lebih…yah….ga’ bisa di bilang juga kalau mas Hanung Bramantio itu kurang, tapi sebaliknya beliau adalah seorang sutradara yang sangat eksis di dunia perfilman dengan segudang karya-karyanya. Tentu saja gue berharap bisa jadi seperti mas Hanung.

Jadi kenapa takut untuk bermimpi setinggi-tingginya. Karena sukses berawal dari mimpikan. Mas Hanung, mohon bantuannya karena gue akan jadi sutradara yang akan menjadi saingan terberat mas Hanung, Amin…

(Jangan marah ya mas Hanung, karena saya Cuma seorang putra Bangsa yang sedang bermimpi.)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Jalan, Super Admin Kompasiana! …

Nurul | | 27 August 2014 | 11:44

Menyambut Baik Undang-undang Panas Bumi …

Ikhsan Harahap | | 27 August 2014 | 10:03

Jokowi: Rekonsiliasi Itu Apa? …

Armin Mustamin Topu... | | 27 August 2014 | 05:58

Mengapa Turis Tiongkok Tidak Suka ke …

Leo Kusima | | 27 August 2014 | 11:46

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: Kenapa …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Pak Jokowi, Buka Hubungan Diplomatik dengan …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Persaingan Para Istri Bersuamikan WNA …

Usi Saba Kota | 7 jam lalu

“Tuhan, Mengapa Saya Kaya?” …

Enny Soepardjono | 8 jam lalu

DPRD Jakarta Belum Keluar Keringat, tapi …

Febrialdi | 8 jam lalu

“Kelompok Busuk Menolak Ahok” …

Pakfigo Saja | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: