Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Khaerudin Abu Elham

Tinggal di RIYADH KSA

Singa Asia Vs. Singa Afrika

OPINI | 21 April 2011 | 08:52 Dibaca: 363   Komentar: 1   0

Kedua Tokoh sepuh ini memang lahir di era yang berbeda, juga ditempat yang berbeda Namun Ideologi dan apa yang Mereka perjuangkan tak jauh berbeda ! Keduanya sama-sama seorang Ulama besar, yang menegak kan kalimat Tauhid di Bumi ALLAH ini. Mereka berjuang tak kenal lelah, Pantang Menyerah, walaupun usia Mereka telah Udzur, Namun kegigihan nya Dalam Berda wah, Sungguh luar biasa. Inilah yang patut Kita Teladani dari kedua tokoh ini, Dari kedua ulama Besar dari Dua zaman yang Berbeda ini

Umar Mukhtar..! Singa Afrika yang Lahir Di Al Bathnan LIBYA pada Tahun 1858, satu setengah abad yang lalu adalah seorang Ulama Besar yang gigih berjuang, mengusir para penjajah yang berusaha menyebarkan dan menanamkan faham-faham kafir di Tanah Kelahiran nya LIBYA. Hingga Akhirnya beliaupun menjemput Syahid Di tiang Gantungan oleh penjajah kafir ITALI. Saat tali gantungan melilit di lehernya Beliau masih sempat mengumandangkan Adzan Lalu membaca sebuah ayat “Wahai jiwa yang tenang , Kembalillah menghadap Robbmu dengan penuh ridho dan di ridhoi” (al-fajar : 27-28 ) Maka gugurlah salah satu mujahid terbaik yang dimiliki Umat Islam ini, Di tiang Gantungan, Umar Mukhtar menjemput Syahid

Abu Bakar Ba asier..! Pengasuh pondok pesantren Ngruki Solo Jawa Tengah, adalah Singa Asia yang selalu meraung tat kala Saudara-saudara Seiman & se Aqidah nya terdzolimi Beliau tak kenal lelah dalam menegak kan kalimat Tauhid. Walau berulang kali terdzolimi Hingga beliau mengasingkan diri ke Negri tetangga, Malingsia pun Beliau lakukan,Sehingga saat tumbangnya ORBA, Mendorongnya kembali ke tanah air,tapi ternyata tak jauh berbeda Bahkan di era megawati Usatad Abu,begitulah beliau biasa di panggil, sempat ditahan atas tuduhan-tuduhan yang telah di rekayasa yang terrnyata semua itu hanyalah fitnah Dajal yang bernama America. Pada akhirnya Ustadz Abu pun dibebaskan dari segala tuntutan yang dituduhkan kepadanya.karna memang tidak terbukti

Namun kini Usatdz Abu, kembali didudukan kembali sebagai pesakitan Dengan tuduhan yang sama yaitu Keterlibatan nya Dengan beberapa kasus Terorisme,Namun kali ini Ustadz Abu agaknya akan sulit lepas dari tuduhan tuduhan itu. Dan kini Ustadz Abu menghadapi tuntutan hukuman mati, pertanyaannya : Akankah Ustadz Abu mengalami Nasib yang sama, dengan yang dialami ikhwan nya Umar Mukhtar yang menjemput Syahid ditiang Gantungan . Sebagai sesama muslim mari kita sama sama berdoa untuk kebaikan Ustadz Abu” Moga semua tuduhan yang dialamatkan kepada Beliau tidak benar, sehingga beliau akan kembali terbebas dari segala tuduhan” Agar beliau bisa tetap meneruskan tugas beliau di sisa Usianya, Sebagai seorang ulama yaitu mencetak kader kader Islam yang militan

Terkait benar atau salah Apapun yang telah Ustadz Abu lakukan percayalah bahwa itu semua Beliau lakukan Demi untuk Tegak nya syariat Islam di Indonesia. Kita sesama muslim tidak boleh berburuk sangka kepada saudara kita sendiri, Marilah kita berbaik sangka Kalaupun toh ternyata Ustadz Abu di nyatakan bersalah , itu hanya cara beliau sajalah yang salah, Namun tujuan Dan Niat beliau tetaplah Mulia Menegakan kalimat tauhid di Bumi ALLaAH ini sama seperti Umar Mukhtar. Bukan kah segala amal perbuatan itu tergantung pada Niatnya

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Penjelajah Kuburan, Mencintai Indonesia …

Olive Bendon | | 23 October 2014 | 03:53

Batik Tanpa Pakem …

Agung Han | | 23 October 2014 | 07:31

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Putri Presiden Jokowi Ikut Tes CPNS, Salah …

Djarwopapua | | 23 October 2014 | 14:08

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 4 jam lalu

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 10 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 10 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 12 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Yogyakarta, Mengapa Panas? …

Sayid Jumianto | 7 jam lalu

Geng ( Group Endel Nantang Gue ) …

Nurin Nazlah Maulid... | 7 jam lalu

(38) Skedul Kurikulum [2], Penerapan Sistem …

Tommy Junus Sarwan | 7 jam lalu

Ketika Wawan, Striker Andalan Timnas …

Primata Euroasia | 7 jam lalu

Festival Rambu Solo(Upacara Kematian) …

Hari Suseno | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: