Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Khairil Anam

Aku boleh ragu.. Kalian boleh ragu.. Mereka boleh ragu.. Tapi semua keraguan tidak akan menghapus kebenaran firman Tuhan.. selengkapnya

Semangat dalam Kekurangan

REP | 24 March 2011 | 08:29 Dibaca: 72   Komentar: 0   2

Dia (Septi) terlahir sebagai anak tertua di keluarga miskin yang tinggal di salah satu sudut pinggiran kota Malang. lebih tepatnya di pinggir rel kereta api.  Saking miskinnya, keluarganya hanya berpenghasilan kurang dari 15rb per hari. Namun, semangat Dia yang luar biasa tidak membiarkan apa pun atau siapa pun menghalangi keinginannya meraih ilmu. Tidak hanya harus berlapar-lapar agar bisa membeli peralatan tulis, tapi Dia juga harus menentang keinginan keluarganya. Sebab, keluarganya tidak mengizinkan Dia untuk pergi ke sekolah, karna tidak mampu..

Si kecil Septi harus menerjang kerasnya hidup yang ada di hadapannya. Dia tidak mengenal kata “Menyerah” untuk meraih apa yang Dia inginkan. Dia mengandalkan tutup botol soft drink yang telah dibentuk untuk “Ngamen” di salah satu perempatan kota Malang untuk mendapatkan uang. Tak hanya harus melawan sengatan sang Raja Siang, namun tak jarang Dia juga harus merelakan baju satu-satunya basah karna hujan.

Betapa gadis kecil ini berusaha keras untuk memperoleh pendidikan yang layak. Bahkan, si kecil Septi berani mengambil resiko berjalan kaki selama 5km untuk pergi ke sekolah karna tidak punya uang untuk naik angkot..

(terinspirasi dari LSM Griya Baca Malang)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemudik dan Dinamikanya …

Asep Rizal | | 26 July 2014 | 23:55

Kompasianer Dalam Kunjungan Khusus ke Light …

Tjiptadinata Effend... | | 26 July 2014 | 18:13

Susah Move On dari Liburan? Ini Tipsnya..! …

Sahroha Lumbanraja | | 26 July 2014 | 18:08

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Saya Juga Ingin Menggugat Kecurangan Bahasa …

Gustaaf Kusno | | 26 July 2014 | 17:05


TRENDING ARTICLES

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 4 jam lalu

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 7 jam lalu

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 7 jam lalu

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 12 jam lalu

Daftar Kompasioner yang Berkualitas …

Hendrik Riyanto | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: