Back to Kompasiana
Artikel

Catatan

Khairil Anam

Aku boleh ragu.. Kalian boleh ragu.. Mereka boleh ragu.. Tapi semua keraguan tidak akan menghapus kebenaran firman Tuhan.. selengkapnya

Semangat dalam Kekurangan

REP | 24 March 2011 | 08:29 Dibaca: 69   Komentar: 0   2

Dia (Septi) terlahir sebagai anak tertua di keluarga miskin yang tinggal di salah satu sudut pinggiran kota Malang. lebih tepatnya di pinggir rel kereta api.  Saking miskinnya, keluarganya hanya berpenghasilan kurang dari 15rb per hari. Namun, semangat Dia yang luar biasa tidak membiarkan apa pun atau siapa pun menghalangi keinginannya meraih ilmu. Tidak hanya harus berlapar-lapar agar bisa membeli peralatan tulis, tapi Dia juga harus menentang keinginan keluarganya. Sebab, keluarganya tidak mengizinkan Dia untuk pergi ke sekolah, karna tidak mampu..

Si kecil Septi harus menerjang kerasnya hidup yang ada di hadapannya. Dia tidak mengenal kata “Menyerah” untuk meraih apa yang Dia inginkan. Dia mengandalkan tutup botol soft drink yang telah dibentuk untuk “Ngamen” di salah satu perempatan kota Malang untuk mendapatkan uang. Tak hanya harus melawan sengatan sang Raja Siang, namun tak jarang Dia juga harus merelakan baju satu-satunya basah karna hujan.

Betapa gadis kecil ini berusaha keras untuk memperoleh pendidikan yang layak. Bahkan, si kecil Septi berani mengambil resiko berjalan kaki selama 5km untuk pergi ke sekolah karna tidak punya uang untuk naik angkot..

(terinspirasi dari LSM Griya Baca Malang)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ahmad Dhani: Saya Dijanjikan Kursi Menteri …

Anjo Hadi | | 24 April 2014 | 23:45

Lost in Translation …

Eddy Roesdiono | | 24 April 2014 | 22:52

PLN Gagap Online …

Andiko Setyo | | 24 April 2014 | 23:40

Drawing AFC Cup U-19: Timnas U-19 Berpotensi …

Primata Euroasia | | 24 April 2014 | 21:28

Mengenal Infrastruktur PU Lewat Perpustakaan …

Kompasiana | | 21 April 2014 | 15:12


TRENDING ARTICLES

Partai Manakah Dengan Harga Suara Termahal? …

Chairul Fajar | 12 jam lalu

Siapa yang Akan Bayar Utang Kampanye PDIP, …

Fitri Siregar | 12 jam lalu

Riska Korban UGB jadi “Korban” di Hitam …

Arnold Adoe | 13 jam lalu

Tangis Dahlan yang Tak Terlupakan …

Dedy Armayadi | 16 jam lalu

Di Mana Sebenarnya MH370? Waspada Link …

Michael Sendow | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: