Artikel

Catatan

Raras Andaruni

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

studying in Paramadina University, International Relations, class of 2010. like to write something spontaneous, frontal, radical, and just enjoy the life. and i like riding my whitey fixed gear

Waktu Indonesia bagian Galau (WIG)


OPINI | 18 February 2011 | 19:04 Dibaca: 162   Komentar: 2   Nihil

WAKTU INDONESIA BAGIAN GALAU (WIG)

“wah, udah masuk waktu indonesia bagian galau nih”

hmmm, familiar ga sih dengan kalimat diatas? biasanya sih kalimat tersebut familiar di kalangan remaja atau abg saat ini. biasanya sih kalimat tersebut keluar saat malam hari, apalagi kalau hujan, dijamin WIG itu pasti muncul di berbagai jejaring sosial terutama tw*tter. sebenarnya, WIG itu apa sih? siapa sih yang mulai?

jujur saya sendiri juga ga tau siapa yang mulai, yang jelas saya pertama kali baca di tw*tter. dan biasanya galau yang dimaksud adalah rasa bimbang yang datang tiba-tiba karena suatu hal. bisa percintaan, suatu acara, barang dsb. tapi biasanya sih galaunya karena cinta. entah karena baru putus sama pacar, atau suka sama seseorang tp bertepuk sebelah tangan dsb.

sebenarnya lucu juga ya kalau dipikir-pikir. galau. tapi ga semuanya galau di malam hari sih, ada juga yang galau siang hari, misalnya seperti teman saya yang bingung  mau memilih sepatu yang mana di salah satu mall di jakarta selatan setelah sekian lama saya buat dia bimbang dengan berbagai pilihan sepatu. jika anda follow anak-anak muda sekarang, biasanya ada 1 atau lebih postingan yang menuliskan galau. sampai ada akun bot yang me retweet setiap postingan yang bertuliskan galau. dan rata-rata yang menuliskannya adalah remaja sekitar SMP-SMA, tapi tak jarang juga mahasiswa.

kemudian juga tak jarang yang merasakan galau sampai menangis sejadi-jadinya, atau kegalauan itu menular ke teman dan orang-orang yang membaca postingan tersebut. begitu besarnya ya dampak galau yang muncul.

saya menulis tulisan ini tak bermaksud apa-apa, hanya menuliskan sesuatu yang sedang hip saja di kalangan anak muda saat ini. jadi saya mohon maaf kalau ada kata-kata yang tidak berkenan buat pembaca yang membaca tulisan saya.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: